Adapun jumlah pengguna internet di Indonesia per Februari 2025 mencapai 212 juta orang dengan persentase 74,6 persen.
Tapi jika dibandingkan tahun lalu atau secara year-on-year, jumlah penduduk Indonesia yang bisa mengakses internet naik 8,7 persen dengan angka 17 juta orang.
Di bawah Indonesia ada Tanzania dengan 49,3 juta orang belum mendapatkan akses internet. Sedangkan peringkat ke-10 ada Uganda dengan 36,5 juta penduduk tak kebagian internet.
Adapun negara dengan populasi terbanyak yang belum mendapatkan akses internet adalah India dengan total 651 juta dan persentase 44,7 persen dari total penduduk.
Lebih jelasnya berikut daftar 10 negara dengan jumlah penduduk terbanyak yang belum mendapatkan akses internet.
1. India = 651,6 juta (44,7 persen)
2. China = 311,9 juta (22 persen)
3. Pakistan = 137,4 juta (54,3 persen)
4. Nigeria = 128,3 juta (54,6 persen)
5. Ethiopia = 105,2 juta (78,7 persen)
6. Bangladesh = 96,9 juta (55 persen)
7. Republik Demokratik Kongo = 77 juta (69,4 persen)
8. Indonesia = 72,1 ju juta (25,4 persen)
9. Tanzania = 49 49,3 juta (70,9 persen)
10. Uganda = 36,5 juta (72 persen)
Jumlah pengguna internet Indonesia tahun 2024
Baca Juga: Emiten Ritel Hypermart Masih Rugi Rp22,3 Miliar
Tahun lalu, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) meluncurkan hasil survei penetrasi internet Indonesia 2024. Dalam riset itu, jumlah pengguna internet Indonesia sudah mencapai 221.563.479 orang di tahun 2024.
Ketua Umum APJII Muhammad Arif mengatakan, dari total jumlah penduduk Indonesia berjumlah 278.696.200 orang, sebanyak 221.563.479 warga ini menandakan kalau tingkat penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai 79 persen.
"Angka ini meningkat dalam lima tahun terakhir," katanya dalam konferensi pers di Kantor APJII, Rabu (31/1/2024).
Jika dibandingkan dengan beberapa sebelumnya, tingkat penetrasi internet di Indonesia hanya 64,8 persen pada 2018. Namun perlahan naik menjadi 73,7 persen di 2020, 77,01 persen di 2022, dan 78,19 persen di 2023.
Berdasarkan gender, tingkat penetrasi internet sudah 87,6 persen dari total populasi laki-laki di Indonesia. Kemudian untuk kalangan perempuan sudah 85,5 persen dari total populasi.
Secara persentase, kontribusi laki-laki dibanding perempuan adalah 50,9 persen dan 49,1 persen.
Lalu untuk kategori wilayah, tingkat penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai 74 persen di daerah rural atau pedesaan. Kemudian di daerah urban atau perkotaan mendapatkan 82,2 persen.
Perbandingan keduanya yakni 30,5 persen untuk wilayah rural dan 69,5 persen untuk daerah urban.
Sementara untuk kategori daerah tertinggal, wilayah ini sudah memiliki persentase 67,6 persen alias 6.679.632 orang dari total populasi 9.881.112 jiwa penduduk daerah 3T.
Di kategori bukan daerah tertinggal, tingkat penetrasi internet mencapai 80 persen alias 215.052.070 orang dari total populasi 268.815.088 jiwa penduduk di daerah bukan 3T.
Berita Terkait
-
Emiten Ritel Hypermart Masih Rugi Rp22,3 Miliar
-
Ironi Lampung: Menkes Janji Internet Satelit, Listrik Puskesmas Malah Byar-Pet!
-
Indonesia Dianggap Jadi Negara Masa Depan Internet 5G di Asia, Setara India
-
Pemerataan Akses Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, Telkomsat Siapkan Internet Berbasis Satelit
-
Bahaya Spionase Mobil Buatan China yang Menjadi Kekhawatiran AS
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN