Jensen Huang juga mengungkapkan instalasi AI raksasa yang dibangun oleh berbagai perusahaan global seperti CoreWeave, Oracle, Microsoft, dan xAI.
"Ini adalah investasi pabrik yang sangat besar, dan alasan mengapa orang membangun pabrik adalah karena Anda tahu jawabannya," ujar Huang sambil tersenyum penuh keyakinan.
"Semakin banyak Anda membeli, semakin banyak yang Anda hasilkan." lanjutnya.
Taiwan sebagai Pusat Pengembangan AI Global
Huang tak lupa menyoroti peran krusial Taiwan dalam ekosistem teknologi global. Bahkan, NVIDIA tidak hanya membangun AI untuk dunia, tetapi juga secara aktif membantu Taiwan membangun infrastruktur AI-nya sendiri.
Bersama Foxconn dan pemerintah Taiwan, NVIDIA akan membangun superkomputer "pabrik AI" yang akan menyediakan infrastruktur NVIDIA Blackwell mutakhir bagi para peneliti, startup, dan industri, termasuk raksasa semikonduktor TSMC.
"Memiliki infrastruktur AI kelas dunia di sini di Taiwan sangat penting," tegas Huang.
NVLink Fusion dan Blackwell Everywhere
Untuk membantu para mitranya mengembangkan sistem AI sesuai kebutuhan, NVIDIA memperkenalkan NVLink Fusion, sebuah arsitektur baru yang memungkinkan hyperscaler menciptakan solusi komputasi semi-kustom dengan interkoneksi NVLink NVIDIA.
Baca Juga: 1.400 Peserta dari Berbagai Negara Ramaikan COMPUTEX 2025
Teknologi ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan pusat data tradisional, memungkinkan skala AI yang lebih besar dan desain sistem yang lebih fleksibel dan optimal untuk berbagai beban kerja AI.
Lebih lanjut, Huang memperkenalkan NVIDIA Blackwell sebagai "mesin" yang memberdayakan seluruh ekosistem AI ini.
Dengan satu arsitektur yang mencakup AI cloud, AI perusahaan, AI pribadi, hingga AI edge, Blackwell menjadi fondasi utama inovasi NVIDIA.
Berbagai Produk dan Platform AI Terbaru
Dalam kesempatan tersebut, NVIDIA juga mengumumkan berbagai produk dan platform AI terbarunya, termasuk:
- DGX Spark: Superkomputer AI pribadi untuk para pengembang yang akan segera tersedia.
- DGX Station: Sistem bertenaga dengan performa hingga 20 petaflops yang dapat menjalankan model AI dengan 1 triliun parameter.
- NVIDIA RTX PRO Servers: Lini server perusahaan baru untuk AI agentic yang kini sudah dalam produksi massal.
- NVIDIA AI Data Platform: Platform penyimpanan cerdas untuk era AI modern.
Masa Depan AI Fisik dan Robotika
NVIDIA juga menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan AI fisik dan robotika. Mereka bekerja sama dengan DeepMind dan Disney untuk membangun Newton, mesin pelatihan fisika tercanggih untuk robotika.
Selain itu, diperkenalkan pula Isaac GR00T-Dreams (untuk menghasilkan data pelatihan sintetis) dan Isaac GR00T N1.5 Humanoid Robot Foundation Model (untuk memberdayakan kecerdasan robotik).
AI untuk Industri dan Ekspansi di Taiwan
NVIDIA Omniverse juga dimanfaatkan oleh para produsen terkemuka Taiwan seperti TSMC dan Foxconn untuk membangun digital twin pabrik, mendorong gelombang AI fisik industri berikutnya.
Sebagai penutup, NVIDIA mengumumkan kantor baru di Taiwan, NVIDIA Constellation, sebagai wujud komitmen mereka terhadap pasar dan talenta lokal.
Dengan visi yang begitu luas dan inovasi yang terus dihadirkan, CEO NVIDIA Jensen Huang dengan yakin menyatakan bahwa kita sedang menciptakan industri baru yang mendukung pabrik AI, agen AI, dan robotika, semuanya dengan satu arsitektur yang terpadu. Masa depan AI yang bernilai triliunan dolar tampaknya bukan lagi sekadar mimpi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Luntang-Lantung Si Gadis Taat: Saat Iman Diuji Realitas Sosial
-
Saldo Simpeda Tembus Rp75 Triliun, BPD Siap Genjot Ekonomi Daerah Demi Target 6 Persen
-
Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak
-
Bibir Kering Cocoknya Pakai Lipstik Apa? Ini 3 Pilihan Murah Favorit Pengguna
-
Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan
-
Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank
-
5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan
-
Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung