Suara.com - Dalam COMPUTEX 2025 kali ini, NVIDIA menjadi brand yang paling banyak ditemukan. Berbagai kolaborasi dan kerja sama dilakukan dengan berbagai brand ternama Taiwan. Salah satunya adalah NVIDIA DGX Spark yang jadi sorotan.
Namun apa itu NVIDIA DGX Spark ini? Bagaimana sebuah perangkat mungil seukuran mini PC bisa jadi sorotan khalayak COMPUTEX 2025.
NVIDIA DGX Spark adalah kategori baru dari komputer AI pribadi (personal AI supercomputer). Perangkat ini dirancang langsung oleh NVIDIA dengan menggandeng sejumlah perusahaan sebagai partner.
Salah satunya adalah dengan MediaTek yang dalam mengembangkan superchip GB10 Grace Blackwell sebagai dasar dari DGX Spart.
Kolaborasi ini juga menunjukkan sinergi antara NVIDIA dalam GPU dan AI dengan kemampuan MediaTek dalam desain chip dan platform.
NVIDIA DGX Spark sendiri berfungsi sebagai perangkat komputasi super pribadi yang menghadirkan kemampuan pusat data AI ke atas meja kerja.
Perangkat ini hadir ditujukan untuk pengguna seperti peneliti, ilmuwan data, dan para pengembang AI. Terutama untuk beberapa keperluan:
- Prototyping AI: Memungkinkan pengembang untuk membuat, menguji, dan memvalidasi model AI serta aplikasi berbasis AI dengan cepat dan efisien.
- Fine-Tuning Model AI: Memperbaiki performa model AI yang sudah ada dengan melakukan fine-tuning (penyesuaian lebih lanjut) langsung di perangkat. Ini sangat berguna untuk menyesuaikan model AI dengan kebutuhan atau kasus penggunaan spesifik.
- Inference AI: Melakukan inferensi atau eksekusi model AI untuk menghasilkan output atau prediksi.
- Pengembangan Data Science: Mempercepat alur kerja data science secara menyeluruh, mulai dari persiapan data hingga pelatihan, inferensi, dan deployment.
Perangkat mungil ini hadir dengan ditenagai NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip yang memiliki performa AI hingga 1000 TOPS pada presisi FP4.
Dengan kemampuan sebesar itu, DGX Spark hanya berukuran setara Mac Mini saja. Sehingga cocok digunakan di desktop atau meja kerja.
Baca Juga: COMPUTEX 2025: Zotac Pamer Handheld Gaming Baru, Ditenagai Ryzen AI 9
Meski dirangcang sebagai perangkat pribadi, NVIDIA DGX Spart ini bisa diskalakan ke NVIDIA DGX Cloud atau infrastruktur data ceter NVIDA lainnya.
Dengan dua perangkat ini, bisa terhubung melalui jaringan ConnectX-7 NVIDIA yang mampu menangani 405 miliar parameter.
Jika berdiri sendiri, ia bisa menangani 200 miliar parameter berkat sistem memori terpadu yang dimilikinya sebenar 128 GB.
Pada dasarnya, NVIDIA DGX Spark adalah upaya NVIDIA untuk mendemokratisasi akses ke kekuatan superkomputer AI, memungkinkan lebih banyak pengembang dan peneliti untuk berinovasi di bidang AI tanpa harus bergantung sepenuhnya pada data center berskala besar.
Dengan apa yang ditawarkan NVIDIA DGX Spark, perangkat ini memenangkan penghargaan di Best Choice Awards pada COMPUTEX 2025 dalam kategori Computer and System.
Secara keseluruhan, kehadiran NVIDIA DGX Spark di COMPUTEX 2025 menjadi sorotan utama, tidak hanya karena ukurannya yang mungil tetapi juga karena kapabilitas superkomputasinya.
Berita Terkait
-
COMPUTEX 2025: Zotac Pamer Handheld Gaming Baru, Ditenagai Ryzen AI 9
-
COMPUTEX 2025: Colorful Bikin Gemas dengan Set PC Bertema Kucing
-
COMPUTEX 2025: NVIDIA di Setiap Sudut, Kolaborasi AI Membanjiri Pameran
-
MSI Claw dengan AMD Ryzen Z2 Extreme Nongol di COMPUTEX 2025
-
COMPUTEX 2025: MSI Unjuk Gigi Lewat Handheld Gaming Terbaru dan Laptop Kolaborasi Mewah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
-
Apple Watch hingga iPhone Jadi Sorotan di Event Lari 5K dan Kelas Teknologi
-
POCO X8 Pro Series untuk MLBB Season 40, HP Gaming Anti Lag dan Auto Savage!
-
Fitur Strava Subscription Terbaru 2026: Cara Maksimalkan Latihan dengan Rute Pintar, Heatmap
-
Fitur QRIS di Kartu Kredit Resmi Hadir! Honest Card Ubah Cara Bayar Harian Jadi Lebih Fleksibel
-
6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
-
Vivo Y6 5G Resmi Meluncur, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Baterai 7200mAh dan Fitur Lampu Unik
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 April 2026: Amankan Vini dan Saliba, Head to Head Terus Menang
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk
-
Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus