Suara.com - Microsoft mengumumkan fasilitas cloud region pertamanya di Indonesia dengan nama Indonesia Central. Peresmian ini adalah bagian dari total investasi Microsoft di Indonesia dengan nilai 1,7 miliar Dolar AS atau Rp 27, 6 triliun yang diumumkan tahun 2024 lalu.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan kehadiran cloud region Microsoft mencerminkan adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah, khususnya di bidang digital.
"Kehadiran cloud region Microsoft di Indonesia tentunya mencerminkan dua hal penting. Yang pertama adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital yang semakin konsisten, responsif, dan terbuka terhadap kolaborasi strategis," katanya dalam acara bertajuk Microsoft AI Tour yang digelar di Pasific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2025).
Meutya menilai kalau investasi Microsoft ini membuktikan Indonesia juga memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti komputasi awan (cloud) hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI)
"Yang kedua bahwa Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan kecerdasan artificial. Tidak hanya sebagai pengguna, sekali lagi tidak hanya sebagai pangsa pasar atau pengguna, tapi juga mitra yang aktif dalam membentuk tata kelola dan ekosistem di bidang yang berkelanjutan," terang dia.
Menurutnya, investasi Microsoft ini adalah momentum untuk menandai babak baru kesiapan di Indonesia sebagai magnet utama investor global di sektor cloud computing.
Meutya juga mengklaim kalau Pemerintah memastikan investasi Microsoft yang masuk tak hanya sekadar bertahan, tapi juga berkembang bersama kebutuhan nasional.
"Dan tentu kontribusi bukan hanya dari nilai ekonomi, tapi dari seberapa luas manfaat yang dirasakan masyarakat," beber dia.
Ia menyebut kalau teknologi AI dan cloud ini akan bermanfaat di berbagai sektor mulai dari kesehatan, pangan, hingga industri kreatif.
Baca Juga: Microsoft Resmikan Cloud Region Pertama di Indonesia, Buka 106 Ribu Peluang Tenaga Kerja
Meutya juga menyinggung kalau sektor terakhir memang banyak dikhawatirkan publik, tapi dirinya percaya orang Indonesia bisa menghadapinya.
"Kita yakin dengan digital talent kita bisa menghadapi ini bersama-sama dengan baik," urai dia.
Lebih lanjut Meutya juga mengurai bentuk kerja sama Microsoft dan Indonesia. Perusahaan teknologi Amerika Serikat itu sudah berkontribusi mengembangkan talenta AI hingga penyediaan AI center di berbagai institusi pendidikan di Indonesia.
"Mari kita jadikan Indonesia sebagai market ekonomi digital dan investasi pusat data terdepan di kawasan Asia-Pasifik," jelasnya.
Diketahui Microsoft meresmikan Indonesia Central atau fasilitas cloud region pertamanya di Indonesia. Ini adalah klaster pusat data yang dibangun untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia.
Executive Vice President Cloud & AI Microsoft, Scott Guthrie mengatakan kalau kehadiran cloud region Indonesia Central ini menandai pencapaian penting dalam komitmen investasi mereka di Indonesia.
Berita Terkait
-
Microsoft Resmikan Cloud Region Pertama di Indonesia, Buka 106 Ribu Peluang Tenaga Kerja
-
Eks Dirjen Kominfo Tersangka Korupsi, Meutya Hafid Bungkam Ditanya Kelanjutan PDN
-
BRI-MI Raih Kepercayaan Penuh Investor Institusi, Dana Kelolaan KPD Melesat 87,5 Persen
-
Geopolitik Memanas, Indonesia Diminta Perkuat Sektor Strategis dan Investasi
-
Gonjang-ganjing Ekonomi Global, Kenapa Emas Jadi Buruan?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Arc Raiders Tembus 12 Juta Pemain, Developer Bagikan Item Game Gratis
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Januari: Sikat Paket 113-115 dan 15.000 Gems
-
Terpopuler: Realme Suguhkan HP Berkamera Superior, Ponsel GPS Akurat dan Tahan Banting untuk Ojol
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 14 Januari: Ada Bundle Gojo, Parang Kento, dan Morse Gratis
-
Acer Gebrak Pasar dengan Aspire AI Copilot+ PC, Tipis tapi Bertenaga Monster!
-
Mudah, Begini Cara Berhenti Langganan Canva Terupdate 2026
-
Gameplay Resident Evil Requiem Bakal Muncul di RE Showcase Sebentar Lagi
-
Ancaman Siber Naik Level, ITSEC dan ADIGSI Bentuk Gerakan Nasional
-
Jadwal M7 Mobile Legends Swiss Stage Terbaru: ONIC Main Jam Berapa? Punya 1 Nyawa
-
Fitur Kamera Realme Neo 8 Terungkap: Dukung Zoom 120X dengan Desain Gaming