HERA adalah platform berbasis kecerdasan buatan (Al) yang memanfaatkan data interaksi pelanggan dari berbagai saluran.
Mulai dari transkrip panggilan, e-mail, chat, hingga media social, untuk membangun model layanan yang responsif, empatik, dan berbasis personalisasi.
Melalui platform ini audiens dapat berinteraksi dengan HERA, untuk merasakan sendiri pengalaman baru model Al yang dapat memberikan solusi lebih cepat dan lebih akurat.
Joel Anugraha Djuwadi, Founder HERA mengaku pihaknya kini telah merambah ke industry otomotif.
"Perkembangannya sekarang kita sudah representing 10 brand. Dan yang sekarang, kita sudah live di automotive industry. Dengan adanya AI, kita bisa membantu tim telemarketer untuk mendapat visibilitas lead dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya," ujarnya.
Menggunakan AI, pendekatan baru lebih humanis dan efisien dalam proses interaksi dengan calon pelanggan.
"Kami memberikan solusi AI untuk Citroën karena mereka punya banyak data namun ada keterbatasan dari sisi telemarketer. Mereka butuh bantuan untuk kualifikasi lead," jelas dia.
Proses ini melibatkan pengumpulan informasi seperti kebutuhan pelanggan, kemampuan finansial, waktu pembelian, dan ketertarikan terhadap produk tertentu.
Namun tidak hanya mengandalkan teknologi saja, HERA juga memberikan sentuhan humanis untuk membangun hubungan yang nyaman dengan pelanggan.
Baca Juga: Roadmap AI Indonesia Siap Meluncur Juni 2025, Regulasi Bakal Menyusul
"Kami menjadikan hal-hal seperti engagement dan human touch menjadi parameter yang telah kami masukkan ke dalam HERA. Agar nantinya HERA lebih sopan santun seperti orang lokal," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kecanggihan AI Veo 3 dan Imagen 4 untuk Produksi Film: Revolusi Sinema Masa Depan
-
Teknologi AI di Google Maps Bikin Biaya Operasional Hemat 30%
-
Lenovo AI Now Kini Hadir, Bikin Laptop Lebih Cerdas, Lebih Praktis
-
Acer Aspire AI: Copilot+ PC dengan Desain Ramping dan Harga Bersaing
-
ZTE Siapkan Indonesia Jadi Pusat Inovasi Teknologi di ZTE Day 2025 lewat 5G, AI, dan IoT
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN