Suara.com - Telkom Indonesia melalui unit bisnisnya yang fokus pada segmen enterprise besar, Telkom Solution, menegaskan kembali komitmennya sebagai pemimpin dalam perlindungan data nasional.
Hal ini diwujudkan dengan memperkuat kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global asal Prancis, Thales, yang dikenal sebagai salah satu raksasa di bidang keamanan siber.
Dalam acara Customer Gathering bertajuk “Ensuring Robust Data Protection in the Age of Digital Transformation” yang digelar di Jakarta, Telkom Solution memaparkan berbagai layanan komersial serta solusi perlindungan data yang mereka tawarkan kepada para pemangku kepentingan, khususnya dari sektor keuangan, BUMN, dan instansi pemerintah.
Acara ini dirancang sebagai forum edukasi bagi pasar akan pentingnya mempercepat transformasi digital sekaligus memperkokoh infrastruktur keamanan digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Tanto Suratno, OVP Enterprise Product Development Telkom, menyampaikan dalam sambutannya bahwa kolaborasi dengan Thales merupakan langkah strategis untuk memberikan solusi digital yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memenuhi standar regulasi perlindungan data nasional yang ketat.
“Telkom berada di garda terdepan dalam mendukung kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data nasional," ujarnya di hadapan lebih dari 50 peserta yang terdiri dari eksekutif IT dan Chief of Cyber Security dari berbagai institusi pemerintah, BUMN, serta sektor swasta.
Menurut dia, melalui kolaborasi strategis dengan Thales, kami menghadirkan solusi digital yang tidak hanya kuat dari sisi teknologi, tapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan regulasi yang berlaku.
Diskusi yang berlangsung selama acara sangat produktif, membahas bagaimana Telkom Solution dapat berperan sebagai mitra strategis yang membantu proses bisnis pelanggan tetap aman dan sesuai regulasi.
Peserta sangat antusias mendalami berbagai aspek teknis dan regulasi yang terkait dengan keamanan data, termasuk implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang kini menjadi perhatian utama dalam ranah bisnis dan pemerintahan.
Baca Juga: Panduan Cara Cek KTP dan NIK Dipakai Pinjol, Wajib Tahu Biar Gak Ketipu!
Ferry Andrianto, salah satu peserta yang hadir dari sektor swasta, menyatakan apresiasinya atas inisiatif Telkom Solution dan Thales dalam menggelar sosialisasi yang sangat dibutuhkan ini.
“Tadi dijelaskan tentang keamanan data yang ternyata memiliki beberapa layer keamanan. Dan sebagai pelaku bisnis, harus tahu kebutuhan yang pertama dan prioritas di setiap layernya untuk mendukung keamanan data,” jelas Ferry dalam keterangan resminya, Kamis (5/6/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Hopy Familianto, perwakilan dari salah satu perusahaan BUMN yang turut hadir dalam acara tersebut.
Menurut Hopy, acara ini menjadi edukasi yang sangat produktif, terutama bagi perusahaan yang memiliki jutaan database pelanggan.
“Harapannya akan ada acara serupa dengan durasi lebih lama lagi untuk menggali lebih dalam dari para pakar dan narasumber yang Telkom Solution hadirkan,” ungkapnya penuh antusias.
Kerja sama antara Telkom Indonesia dan Thales dalam acara ini bukan sekadar bentuk kemitraan bisnis biasa, melainkan merupakan fondasi penting dalam penyediaan solusi perlindungan data yang tangguh, terstandar secara global, dan mampu mendukung percepatan transformasi digital serta keamanan data nasional secara terintegrasi.
Solusi yang dihadirkan oleh Telkom Solution diharapkan dapat menjadi pilar utama bagi berbagai institusi di Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan data di era digital yang semakin kompleks.
Dengan mengedepankan pendekatan yang menyelaraskan teknologi mutakhir dan regulasi nasional, Telkom Solution dan Thales berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang dapat diandalkan, demi menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat serta pelaku bisnis di Indonesia.
Berita Terkait
-
Solusi Berbagai Kebutuhan Bisnis hingga Peningkatan Layanan Publik, Telkom Hadirkan BigBox AI
-
Waspadai Kejahatan Digital! Ini 5 Tips Jaga Data Pribadi
-
BigVision dari Telkom Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis AI
-
OCA Telkom Dorong Bapenda Sumbar: Transformasi Digital Ramah Lingkungan Dalam Kelola Pajak Daerah
-
Microsoft Larang Karyawannya Pakai DeepSeek, Takut Data Tersimpan di China
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya