Rak ini akan menggunakan GPU AMD Instinct MI400 Series generasi terbaru yang diperkirakan menawarkan peningkatan performa hingga 10 kali lipat dalam menjalankan model inferensi Mixture of Experts.
Helios juga akan menggunakan CPU AMD EPYC "Venice" berbasis arsitektur Zen 6 dan NIC AMD Pensando "Vulcano."
Pengembangan Software Open Source ROCm 7
Pada sisi software, AMD meluncurkan versi terbaru dari tumpukan software AI open source mereka, ROCm 7.
Versi ini dirancang untuk memenuhi tuntutan semakin kompleks dari beban kerja AI generatif dan komputasi performa tinggi, sekaligus memberikan pengalaman pengembangan yang lebih baik dan luas.
ROCm 7 menambahkan dukungan lebih baik terhadap berbagai framework standar industri, kompatibilitas perangkat keras yang diperluas, serta alat pengembangan dan pustaka baru untuk mempercepat pengembangan AI.
Anush Elangovan, CVP Pengembangan Software AI di AMD, memaparkan detail teknis dalam blog resminya.
Lebih jauh, AMD mengklaim bahwa Instinct MI350 Series telah melampaui target lima tahun AMD untuk meningkatkan efisiensi energi pelatihan AI hingga 30 kali lipat dan peningkatan node komputasi performa tinggi hingga 38 kali lipat.
Untuk masa depan, AMD menargetkan peningkatan efisiensi energi skala rak hingga 20 kali lipat pada tahun 2030 dibandingkan tahun dasar 2024, yang akan memungkinkan pelatihan model AI besar hanya dengan menggunakan kurang dari satu rak penuh dan konsumsi listrik hingga 95% lebih sedikit.
Baca Juga: Komdigi Akui Sulit Deteksi Keaslian Konten AI Tambang Nikel Raja Ampat
Sam Naffziger, Senior Vice President dan Corporate Fellow AMD, menyampaikan rincian visi efisiensi energi tersebut melalui blog perusahaan.
AMD juga mengumumkan ketersediaan luas AMD Developer Cloud, sebuah platform cloud yang dikelola sepenuhnya dan ditujukan bagi komunitas pengembang global untuk memudahkan dan mempercepat pengembangan AI dengan performa tinggi.
Platform ini memberikan akses ke berbagai alat dan fleksibilitas tinggi bagi pengguna untuk memulai dan mengembangkan proyek AI tanpa batasan infrastruktur.
Kerja sama AMD dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Hugging Face, OpenAI, dan Grok menunjukkan kekuatan solusi terbuka yang dikembangkan secara kolaboratif untuk mempercepat inovasi AI.
Ekosistem Mitra AMD: Dari Meta hingga Microsoft
Dalam Advancing AI 2025, AMD juga menghadirkan para mitra strategis yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam penggunaan teknologi AMD.
Tujuh dari sepuluh perusahaan AI terbesar dunia telah menggunakan akselerator Instinct untuk menjalankan beban kerja produksi mereka.
Meta, misalnya, mengungkapkan pemanfaatan GPU MI300X untuk inferensi pada model Llama 3 dan Llama 4, serta antusiasme mereka terhadap MI350 yang menawarkan peningkatan performa dan efisiensi.
CEO OpenAI, Sam Altman, menegaskan pentingnya kolaborasi hardware dan software yang dioptimalkan dalam pengembangan AI, dengan OpenAI menggunakan platform AMD MI300X dan terlibat dalam pengembangan MI400 Series.
Oracle Cloud Infrastructure (OCI) menjadi salah satu pelopor yang mengadopsi infrastruktur AI rak terbuka AMD dengan GPU MI355X.
OCI berencana menyediakan kluster AI zettascale dengan hingga 131.072 GPU MI355X untuk mendukung pembangunan, pelatihan, dan inferensi AI berskala besar.
Perusahaan lain seperti HUMAIN, Microsoft, Cohere, Red Hat, Astera Labs, dan Marvell juga menunjukkan bagaimana mereka memanfaatkan platform dan teknologi AMD untuk menghadirkan solusi AI yang terbuka, scalable, dan efisien di berbagai lingkungan cloud dan infrastruktur hybrid.
Tag
Berita Terkait
-
Teknologi AI Kini Mulai Disematkan ke Produk Vakum, Secanggih Apa?
-
Robot AI dan Teknologi Canggih Layani 2 Juta Jemaah Haji di Arab Saudi
-
Sword of Justice Resmi Dirilis, Game MMORPG dengan Teknologi AI DeepSeek
-
Telkomel Gandeng Perplexity Hadirkan Tidak Sekedar Konektivitas tapi Juga AI Berkualitas
-
Curhat AHY soal Canggihnya Mobil Tanpa Sopir di AS: Mengagumkan, Tapi Sedikit Mengusik
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal