Suara.com - Penggunaan layar sentuh di smartphone kekinian seperti sudah menjadi hal yang wajar. Namun demikian yang jarang disadari, teknologi ini sebenarnya rentan mengalami kerusakan seperti pecah, bergaris, dan sejenisnya, saat terbentur atau terpapar kondisi ekstrim. Untuk tahu apa kira-kira penyebab layar HP bergaris, Anda bisa lihat penjelasan singkatnya di artikel ini.
Sensitivitas layar sentuh yang semakin baik tidak hanya meningkatkan pengalaman penggunaan pada pemilik HP, tapi di waktu yang bersamaan juga memiliki risiko kerusakan yang sama besarnya.
Meski tentu setiap layar telah dibekali teknologi khusus agar bisa lebih kuat, tapi ada saja masalah yang memicu layar HP bergaris dan mengganggu kenyamanan dan fungisnya.
Apa Saja Penyebab Layar HP Bergaris?
Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab layar HP bergaris, antara lain adalah sebagai berikut.
1. Terkena air. Saat air masuk ke bagian dalam HP, utamanya di bagian LCD, maka bisa memicu terjadinya konsleting. Hal ini menyebabkan munculnya garis yang mengganggu tampilan. Jangan salah, hal ini bisa terjadi di HP tahan air sekalipun.
2. Benturan atau terjatuh. Meski sudah dijaga dengan baik, insiden benturan atau HP terjatuh masih saja terjadi. Benturan yang keras bisa memicu kerusakan pada panel LCD atau konektor layar, yang berujung pada layar HP bergaris.
3. HP mengalami overheat. Overheat adalah suhu terlalu tinggi yang dialami sebuah perangkat karena satu dan lain hal. Panas berlebih di bagian dalam HP bisa merusak komponen dalam layar, dan memicu gangguan pada tampilan.
4. Kerusakan pada soket layar. Hal ini juga bisa terjadi ketika penghubung atau soket fleksibel di dalamnya mengalami kerusakan. Tampilan layar akan terganggu dalam berbagai bentuk, salah satunya munculnya garis.
5. Gangguan software. Terkadang garis di layar HP juga muncul karena masalah software. Mulai dari bug di sistem operasi, aplikasi yang tidak kompatibel, atau sistem yang mengalami crash.
Baca Juga: 3 Pilihan HP Xiaomi 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan: Koneksi Cepat, Kamera Jernih
6. Penyebab lain yang bisa memicu kondisi ini adalah usia yang sudah terlalu tua dan LCD yang terkena tekanan dan mengalami kerusakan fisik. Jelas, untuk dua masalah ini penggantian harus dilakukan ke unit LCD baru.
Lalu Bagiamana Cara Mengatasinya?
Ketika berhadapan dengan masalah seperti ini, mungkin cara paling tepat adalah membawanya ke tempat servis kepercayaan Anda. Di sana, HP akan diperiksa dan mendapatkan analisis lengkap sehingga dapat diberikan solusi terbaik untuk masalah yang ada.
Selain itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama, antara lain adalah sebagai berikut:
- Restart HP untuk mengulang sistem
- Memeriksa kabel fleksibel pada layar
- Cek dengan screenshot untuk tahu apakah masalah berasal dari hardware atau software
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
-
Cara Membuat Username WhatsApp, Bisa Chat Tanpa Nomor HP
-
Komdigi - Meta Berantas Spam Judi Online, Bentuk Tim Khusus Lawan Bot di Instagram dan Facebook
-
5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?