Suara.com - Merayakan momen bulan lingkungan hidup pada Juni ini, Samsung menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam menghadirkan teknologi yang aman dan berkelanjutan.
Semua ini diwujudkan melalui rangkaian TV QLED dengan Quantum Dot TV bebas kadmium, logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia.
"Melalui jajaran TV QLED kami yang menggunakan teknologi Quantum Dot bebas kadmium yang berbahaya, kami menghadirkan pengalaman menonton terbaik sekaligus teknologi yang lebih aman untuk konsumen di Indonesia," ujar Samsung dalam keterangan resminya, Rabu (2/7/2025).
Samsung bisa disebut sebagai pelopor global dalam pengembangan dan komersialisasi teknologi Quantum Dot bebas kadmium, menggantikan material berbahaya itu dengan indium phosphide sejak 2015.
Saat itu, Samsung berhasil memproduksi TV komersial pertama di dunia tanpa kandungan logam berat kadmium, sebuah langkah penting yang kemudian menginspirasi tren riset dan industri layar global.
Pada 2017, Samsung meluncurkan QLED TV tanpa kadmium untuk menetapkan standar baru layar premium.
Quantum Dot TV dari Samsung telah meraih sertifikasi dari Société Générale de Surveillance (SGS), lembaga global asal Swiss, yang mengakui kepatuhan Samsung terhadap Restriction of Hazardous Substances (RoHS) Uni Eropa.
Sertifikasi ini memastikan bahwa lapisan film quantum dot pada TV Samsung benar-benar bebas kadmium, dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada konsumen serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.
TV QLED dari Samsung juga telah menerima sertifikasi ‘Real Quantum Dot Display’ dari TÜV Rheinland, sebuah lembaga sertifikasi internasional yang berbasis di Jerman.
Baca Juga: Spesifikasi Samsung A05s, HP Harga Rp2 Jutaan Dapat RAM Jumbo Kamera Jernih!
Sertifikasi ini menegaskan bahwa TV QLED Samsung memenuhi standar global untuk struktur tampilan quantum dot, sekaligus mengonfirmasi bahwa TV QLED Samsung telah memenuhi standar International Electrotechnical Commission (IEC) 62595-1-6.
Sertifikasi ini menetapkan penggunaan unit konversi cahaya berbasis quantum dot (QD) yang dikombinasikan dengan sumber cahaya biru untuk tampilan QLED standar.
Inovasi tidak mengorbankan kualitas. Jajaran produk TV Neo QLED dan QLED dari Samsung yang tersedia di Indonesia terutama menawarkan kualitas gambar tak tertandingi, dengan akurasi warna yang tinggi dan efisiensi energi, sekaligus aman untuk lingkungan.
Lewat komitmen “No Cadmium, No Compromise”, Samsung tidak hanya menjawab tuntutan regulasi global, tetapi juga merespons ekspektasi konsumen modern yang lebih sadar lingkungan.
Layar Cerdas Sekaligus Pusat Rumah Pintar
TV Samsung tahun ini bukan hanya menampilkan gambar spektakuler yang tajam dan penuh warna berkat teknologi Quantum Dot bebas kadmium, tapi juga dilengkapi dengan Vision AI yang menghadirkan pengalaman menonton lebih imersif dan personal.
Dengan fitur-fitur AI yang meningkatkan pengalaman menonton, sekaligus memberikan rekomendasi konten yang dipersonalisasi, konsumen akan menikmati pengalaman menonton yang lebih kaya, lebih smooth dan intuitif yang terkoneksi dengan berbagai perangkat lain dari Samsung melalui SmartThings.
Melalui produk TV QLED yang berteknologi layar bebas kadmium dan ditopang Vision AI yang pintar, konsumen kini memiliki pilihan yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis.
"Samsung berkomitmen untuk terus menciptakan inovasi yang tidak hanya memenuhi ekspektasi performa, tetapi juga menjawab kebutuhan global akan teknologi yang berkelanjutan dan aman, menjadikan setiap layar bukan hanya jendela hiburan, tetapi juga langkah nyata menuju masa depan yang lebih hijau," tutup Samsung.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Tablet Samsung Terbaru: Teman Kerja dengan Fitur Palugada
-
LG Gebrak Pasar! TV OLED Evo 2025: Lebih Cerah 3x, Gamers Auto Menang!
-
HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7 Meluncur 9 Juli
-
Multifungsi dan Bertenaga, 4 Tablet Kelas Atas dengan Pengalaman Seperti PC
-
Samsung Umumkan Galaxy Unpacked, Catat Tanggalnya, Siap Luncurkan Fold 7, Flip 7 atau Fold Ultra?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur