Suara.com - Pernahkah Anda menerima pesan suara atau voice note (VN) penting di WhatsApp saat sedang berada di tengah rapat, di perpustakaan, atau di tempat bising yang membuat Anda tidak mungkin mendengarkannya? Situasi seperti ini tentu menjengkelkan, apalagi jika pesan tersebut bersifat mendesak.
Kini, Anda tak perlu lagi merasa khawatir atau penasaran. WhatsApp telah secara resmi meluncurkan fitur yang menjadi solusi praktis untuk masalah ini, yaitu transkripsi pesan suara (Voice Message Transcripts).
Fitur canggih ini memungkinkan pengguna untuk mengubah VN yang diterima menjadi format teks secara langsung di dalam aplikasi. Dengan begitu, Anda bisa langsung mengetahui isi pesan tanpa perlu memutarnya sama sekali.
Ini adalah sebuah terobosan yang tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga menjaga privasi, terutama saat Anda berada di tempat umum.
Menurut WhatsApp, fitur ini dirancang untuk momen-momen krusial di mana mendengarkan audio bukanlah pilihan.
"Untuk momen tersebut, kami sangat antusias untuk memperkenalkan transkrip pesan suara. Pesan suara dapat ditranskripsikan ke dalam teks, sehingga Anda dapat terus mengikuti percakapan, apa pun yang sedang Anda lakukan," tulis WhatsApp dalam keterangan resminya.
Cara Mengaktifkan Fitur Transkrip Pesan Suara
Sebelum bisa menikmati kemudahannya, Anda perlu mengaktifkan fitur ini terlebih dahulu. Perlu diingat, fitur ini diluncurkan secara bertahap, jadi pastikan aplikasi WhatsApp Anda sudah diperbarui ke versi terbaru.[5] Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk mengaktifkannya:
- Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda, baik Android maupun iPhone.
- Masuk ke menu Pengaturan (ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas untuk Android, atau tab "Pengaturan" di kanan bawah untuk iOS).
- Pilih menu Chat atau Obrolan.
- Cari dan pilih opsi "Transkrip pesan suara" atau "Voice Message Transcripts".
- Geser tombol toggle untuk mengaktifkan fitur tersebut.
Anda akan diminta untuk memilih bahasa yang diinginkan untuk transkripsi. Setelah itu, aplikasi mungkin akan mengunduh paket bahasa yang diperlukan.
Baca Juga: KPK Sadap WA Porno Pejabat, Siapa Saja yang Ketahuan?
Cara Mengubah Voice Note Menjadi Teks
Setelah fitur aktif, mengubah VN menjadi teks menjadi sangat mudah. Proses ini pun diklaim aman karena transkripsi dilakukan langsung di perangkat Anda dan tetap dilindungi enkripsi end-to-end.
"Tidak seorang pun, termasuk WhatsApp, dapat mendengarkan pesan suara Anda atau melihat isi transkrip pesan suara Anda," tegas WhatsApp.
Langkah-langkah untuk mentranskrip VN adalah sebagai berikut:
- Buka ruang obrolan dan temukan voice note yang ingin Anda ubah.
- Tekan dan tahan pada pesan suara tersebut selama beberapa saat.
- Akan muncul beberapa opsi, pilih "Transkripsikan" atau "Transcribe".
- Tunggu sesaat, dan teks hasil transkripsi akan muncul rapi tepat di bawah pesan suara aslinya.
Menariknya, jika Anda meneruskan VN tersebut ke obrolan lain, teks transkripsinya juga akan ikut terkirim, memberikan konteks yang lengkap bagi penerima selanjutnya.
Meskipun sangat membantu, perlu diketahui bahwa akurasi transkripsi bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kejelasan suara pengirim, kebisingan di latar belakang, dan aksen bicara.
Selain itu, dukungan bahasa untuk fitur ini masih terus dikembangkan. Saat ini, beberapa bahasa yang sudah didukung antara lain Inggris, Spanyol, Portugis, dan Rusia, dengan lebih banyak bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, yang akan ditambahkan secara bertahap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas