Suara.com - Dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk membantu kebutuhan pendidikan kalangan bawah mulai dari jenjang SD – SMA dan sederajat. Besarnya mulai Rp450.000 per siswa per tahun untuk jenjang SD/ sederajat hingga Rp1,8 juta per siswa per tahun untuk SMA/ sederajat. Lantas apakah dana PIP bisa hangus jika tidak diambil?
Sub koordinator Pokja PIP, Mulkirom, menyatakan apabila dana PIP tidak diambil maka tidak akan hangus karena dana tersebut sudah menjadi hak siswa penerima.
"Cek di SiPintar melalui pip.kemendikdasmen.go.id. Kalau di tahun 2024 itu siswa sudah tercatat di SK pemberian, maka dananya sudah ada di rekening dan kapanpun bisa diambil atau ditarik, tidak akan hilang, itu sudah hak siswa, silakan cek saldo" jelas Mulkirom.
Namun demikian, aturan sedikit berbeda untuk siswa yang masih tercatat di SK Nominasi dan tidak melakukan aktivasi rekening. Dalam kasus ini, siswa tersebut tidak bisa mencairkan dana PIP sampai melakukan aktivasi terlebih dahulu. Apabila sampai batas waktu yang telah ditentukan siswa tidak melakukan aktivasi maka dana PIP akan dikembalikan ke kas negara.
Melansir laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Ketua Tim Kerja PIP Puslapdik, Sofiana Nurjanah, melaporkan sampai bulan Juni 2025, Kemendikdasmen telah menyalurkan dana PIP kepada total sebanyak 1.351.712 siswa pendidikan menengah dengan rincian 403.459 siswa kelas berjalan menerima Rp1.800.000,- dan 948.253 siswa kelas akhir menerima Rp900.000,-. Total dana PIP untuk siswa pendidikan menengah yang telah disalurkan pada tahun 2025 sebesar Rp1.579.653.900.000,-.
Dikatakan Sofiana, pada tahun anggaran 2024, Kemendikdasmen telah menyalurkan dana PIP kepada total sebanyak 4.168.975 siswa pendidikan menengah dengan rincian sebanyak 3.080.277 siswa kelas berjalan menerima Rp1.800.000,- per siswa dan sebanyak 1.088.698 siswa kelas awal/akhir menerima Rp900.000,-. Total dana PIP yang telah disalurkan untuk siswa pendidikan menengah pada 2024 adalah sebesar Rp6.524.326.800.000,-.
“Selain jenjang pendidikan menengah, dana PIP juga disalurkan untuk siswa pendidikan dasar setiap tahunnya, “ujarnya.
Masyarakat luas dapat melihat informasi perkembangan penyaluran dana PIP pada laman Sipintar di alamat pip.kemendikdasmen.go.id.
“Sipintar adalah aplikasi yang secara transparan dan akuntabel menampilkan informasi jumlah siswa penerima PIP dan jumlah dana PIP dalam rekapitulasi per provinsi, per kabupaten kota, per kecamatan dan per satuan pendidikan dengan histori 7 tahun terakhir,” ucap Sofiana.
Baca Juga: Uang PIP 2025 Tidak Cair Padahal Terdaftar, Ini Penyebab dan Solusinya
Dana PIP Diwacanakan Ditambah
Lebih lanjut, Kemdikdasmen mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp33,65 triliun pada Rencana Kerja Tahun Anggaran 2026. Pagu tersebut dialokasikan untuk Belanja operasional Kemendikdasmen, untuk Program Indonesia Pintar (PIP), Tunjangan guru non-ASN, Revitalisasi satuan pendidikan, Dana dari BLU Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan dan PNBP.
Kemendikdasmen juga telah mengusulkan tambahan anggaran Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp. 67,67 triliun untuk mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, Program Peningkatan Kualitas Pengajaran dan Pembelajaran, Program Pembangunan Kebahasaan dan Kesastraan, Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, serta dukungan pelaksanaan tugas fungsi dan tata kelola di Kemendikdasmen.
“Data kebutuhan ini sudah kami sampaikan pada saat Rapat Dengar Pendapat tanggal 7 Juli 2025, yaitu untuk untuk PIP baru bagi PAUD, peningkatan satuan biaya PIP jenjang SD dan SMP, rencana pembukaan UPT di wilayah Papua, pembukaan Atdikbud di Turki dan sekolah Indonesia di Tawau, renovasi penataan gedung di Senayan dan Cipete akibat restrukturisasi Kemendikbudristek menjadi 3 K/L,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis, 10 Juli 2025 kemarin.
Dikatakan Mendikdasmen, usulan tambahan anggaran itu telah disampaikan dengan Nomor Surat. 13938/MDM.A/PR.07.04/2025 tanggal 9 Juli 2025,
“Tambahan anggaran yang kami usulkan menjadi sebesar Rp71,11 triliun, sehingga total anggaran yang kami usulkan dalam pagu anggaran menjadi Rp104,76 triliun,” ungkap Mendikdasmen.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Langkah Cepat Cek NISN untuk PIP: Panduan Anti Gagal Terbaru April 2025
-
Hanya Ganti Istilah, FSGI Sarankan Penjurusan di SMA Tidak Perlu Diterapkan Lagi
-
Kurikulum Ganti Lagi? Serius Nih, Pendidikan Kita Uji Coba Terus?
-
Jadwal Pencairan PIP April 2025 dan Cara Cek Penerima Pakai NISN
-
Per Mei, Pemerintah akan Transfer Langsung Tunjangan Guru Honorer
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate