GSMA Open Gateway – inisiatif global untuk standarisasi API jaringan – juga memainkan peran yang semakin besar dalam memerangi penipuan, dengan memungkinkan para developer dan perusahaan untuk menyematkan fitur identitas dan keamanan canggih langsung ke dalam layanan digital.
Upaya-upaya ini sangat penting untuk melindungi pengguna, memperkuat kepercayaan, dan menjaga potensi penuh dari ekonomi digital.
Dari perspektif kebijakan, Mobile Economy Asia Pacific 2025 menekankan bahwa menjembatani kesenjangan investasi, menerapkan strategi spektrum yang berkelanjutan, dan mendorong regulasi yang ramah inovasi akan menjadi kunci dalam mewujudkan ambisi digital kawasan ini.
Insentif fiskal, pendanaan publik yang terarah, dan berbagi infrastruktur dapat mempercepat perluasan jaringan di wilayah yang belum terlayani, sementara regulasi yang fleksibel dan netral teknologi akan memungkinkan layanan baru berkembang tanpa mengorbankan perlindungan konsumen.
Peta jalan spektrum yang jelas, terutama untuk jaringan yang rendah dan menengah, dikombinasikan dengan model harga berkelanjutan akan sangat penting untuk kelanjutan perluasan 5G dan sebagai landasan bagi pengembangan 6G.
Berdasarkan hasil temuan utama dari Mobile Economy Asia Pacific 2025, adopsi teknologi 5G sebanyak 18 persen dari koneksi seluler menggunakan 5G pada tahun 2024, diperkirakan meningkat menjadi 50 persen pada tahun 2030.
Melihat peluang ini, operator mengalokasikan 220 miliar Dolar AS untuk jaringan 5G selama periode 2019 – 2024; dan merencanakan tambahan 254 Dolar AS hingga tahun 2030.
Sementara itu, rasio biaya spektrum terhadap pendapatan naik dari 3 persen pada tahun 2014 menjadi 9 persen pada tahun 2023, membatasi dana yang tersedia untuk ekspansi jaringan lebih lanjut.
Baca Juga: 3 Rekomendasi HP Samsung 5G Termurah Juli 2025, Mulai Rp2 Jutaan Spek Makin Menggoda
Berita Terkait
-
Harga dan Spesifikasi HONOR 400 5G: Flagship Killer dengan Kamera 200MP dan Baterai 6000 mAh
-
Harga dan Spesifikasi TECNO POVA 7 Curve 5G, HP Murah Performa Gaming Baterai Jumbo
-
Jangkauan Jaringan 5G di Indonesia Masih Rendah, Begini Aksi Komdigi
-
Telkomsel Keok! Ini Dia Operator dengan Internet Terbaik di Indonesia Tahun 2025
-
Bocoran Harga Vivo Y400 5G, Siap Masuk ke Pasar Asia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
6 Alasan iPhone Sangat Worth It untuk Pemakaian Jangka Panjang di 2026
-
17 Kode Redeem MLBB 3 Februari 2026 Terbaru: Ada Skin Eksklusif hingga Diamond Gratis
-
31 Kode Redeem FF 3 Februari 2026 Terbaru: Ada Skin SG2, Emote Langka, dan Bundle Eksklusif Gratis
-
Acerpure Clean V2 Resmi Hadir, Vacuum Cordless Ringan dengan Fitur Canggih Khusus Pemilik Hewan
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
-
5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan, Spek Canggih!
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 3 Februari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Monster Truck Gratis