Berbeda dengan gempa biasa yang berlangsung beberapa detik, gempa megathrust bisa berlangsung selama 3 hingga 5 menit.
Guncangannya yang hebat dan berdurasi panjang ini memberikan lebih banyak waktu bagi bangunan untuk runtuh, jembatan untuk patah, dan infrastruktur vital seperti jaringan listrik dan komunikasi untuk hancur total.
2. Likuifaksi (tanah mencair)
Guncangan yang intens dan lama dapat menyebabkan tanah yang jenuh air kehilangan kekuatannya dan berperilaku seperti cairan.
Fenomena yang disebut likuifaksi ini menyebabkan fondasi bangunan amblas, tiang listrik miring, dan tanah retak-retak, menelan apa pun yang ada di atasnya.
3. Tsunami: Ancaman paling mematikan
Inilah dampak paling berbahaya dari gempa megathrust laut. Seperti yang dilaporkan oleh Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), gelombang tsunami yang lahir dari gempa akan melesat melintasi lautan dengan kecepatan setara pesawat jet, atau lebih dari 800 km/jam.
Saat mencapai perairan dangkal, kecepatannya melambat namun ketinggiannya meroket, berubah menjadi dinding air raksasa yang siap menerjang daratan.
Kejadian seperti gempa Tohoku 2011 di Jepang menunjukkan bahwa gelombang tsunami bisa mencapai ketinggian puluhan meter, menyapu bersih seluruh kota pesisir, dan menyebabkan kerusakan hingga berkilo-kilometer ke daratan.
Baca Juga: Oprah Winfrey Dikecam Halangi Warga Evakuasi Tsunami di Hawaii, Simak Kronologinya
Inundasi massal tersebut tidak hanya menghancurkan properti tetapi juga menjadi penyebab utama korban jiwa.
4. Gempa susulan (aftershocks) yang tak berkesudahan
Setelah gempa utama, kerak bumi akan berusaha menyeimbangkan diri kembali. Hal ini bisa memicu serangkaian gempa susulan yang bisa berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.
Beberapa gempa susulan ini bisa mencapai magnitudo yang cukup besar untuk menyebabkan kerusakan tambahan dan sangat menghambat upaya penyelamatan.
5. Tanah longsor dan dampak lainnya
Di daerah perbukitan atau pegunungan di dekat pantai, guncangan hebat dapat dengan mudah memicu tanah longsor skala besar.
Selain itu, pergeseran lempeng yang masif terkadang dapat memicu peningkatan aktivitas di gunung berapi terdekat, meskipun hubungan sebab-akibat langsungnya masih menjadi bahan penelitian.
Oleh sebab itu, warga dunia perlu siaga menghadapi ancaman ini. Caranya, siapkan sistem peringatan dini yang andal, edukasi evakuasi, dan konstruksi bangunan tahan gempa. Ini menjadi satu-satunya pertahanan kita melawan kekuatan alam yang tak tertandingi ini.
Pada intinya, peristiwa gempa megathrust di Ring of Fire bukanlah sebuah pertanyaan "jika", melainkan "kapan". Kasus gempa Rusia terbaru menjadi pengingat keras bahwa ancaman ini nyata dan dampaknya sangat luar biasa. Maka, siagalah selalu!
Berita Terkait
-
Oprah Winfrey Dikecam Halangi Warga Evakuasi Tsunami di Hawaii, Simak Kronologinya
-
TNI AL Turun Tangan, Warga Pesisir Gorontalo Diungsikan ke Markas Antisipasi Tsunami
-
Gempa Rusia Picu Peringatan Tsunami di Indonesia: Kenali Tanda-tandanya Agar Lebih Waspada!
-
Gelombang Maut dari Rusia, Bagaimana Tsunami Jepang Menjerat Paus Raksasa di Pantai?
-
Teror Tsunami Bikin Sekolah di Gorontalo Waswas, Siswa Terpaksa Pulangkan usai Dapat MBG
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis