Suara.com - HP Samsung bekas memang sangat menggiurkan untuk dibeli.
Harganya kelewat murah namun kualitasnya kerap masih seperti anyar gres pada beberapa kondisi tertentu dari penjual yang amanah.
Namun sekalipun HP Samsung bekas yang dijual punya kualitas jempolan, ada risiko tersembunyi yakni bisa saja unit yang dibeli adalah HP kreditan.
Sebagai informasi, HP Samsung kreditan adalah unit ponsel Samsung yang dibeli oleh pengguna tangan pertama dengan cara kredit.
Skema penipuan HP Samsung kreditan kerap digunakan karena pengguna sebelumnya tinggal membeli ponsel tersebut secara kreditan dan langsung dijual ke pembeli tanpa harus melunasi kreditan tersebut.
Penjual "nakal" tersebut memperoleh keuntungan dari penjualan dengan harga penuh yang tentu tak sama dengan harga beli secara kredit.
Ponsel kreditan tersebut tentu berisiko karena sewaktu-waktu pembeli tangan kedua akan ditagih oleh pihak pemberi kredit.
HP juga akan berisiko disita ketika pembeli kecolongan dan tak tahu menahu bahwa ponsel yang dibeli adalah ponsel kreditan.
Beberapa ponsel kreditan juga tak bisa dilepas SIM sementaranya dan tak bisa menggunakan SIM lain untuk berkomunikasi.
Baca Juga: Bank Danamon Kantongi Laba Rp1,6 Triliun, Disokong dari Kredit
Berkaca dari berbagai bahaya ponsel kreditan tersebut, mari simak bersama bagaimana cara memastikan HP Samsung yang dibeli kreditan atau bukan.
Tips Mendeteksi HP kreditan
Ciri-ciri pertama dari HP Samsung kreditan adalah adanya aplikasi pinjol atau pinjaman online yang di-install.
Aplikasi pinjol tersebut disinyalir sebagai aplikasi untuk membeli ponsel tersebut secara kredit.
Jika ada aplikasi pinjol tersebut, maka kemungkinan besar bahwa HP yang dijual adalah HP kreditan.
Coba juga untuk mencabut kartu SIM yang telah terpasang sebelumnya.
Jika ponsel terkunci saat kartu SIM dicabut, maka dapat dipastikan HP tersebut dibeli oleh pengguna tangan pertama dengan cara kredit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
-
Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta