Suara.com - Samsung Galaxy Z Flip7 akhirnya secara resmi meluncur di Indonesia melalui ajang The First Galaxy AI Live Creation pada 1 Agustus 2025.
Galaxy Z Flip7 tersedia dalam dua varian yang sama-sama membawa RAM 12GB, tapi dilengkapi kapasitas penyimpanan internal berbeda meliputi 256GB seharga Rp17.999.000 dan 512GB seharga Rp19.999.000.
Seperti yang diketahui, kehadiran ponsel lipat atau foldable phone telah mengubah lanskap industri teknologi, dan Samsung dengan seri Galaxy Z Flip-nya berada di garis depan inovasi ini.
Sejak awal kemunculannya, ponsel ini selalu berhasil mencuri perhatian. Konsep utamanya adalah mengembalikan nostalgia ponsel clamshell dalam balutan teknologi masa depan.
Saat dilipat, perangkat ini menjadi sangat ringkas, mudah diselipkan di saku kemeja atau celana tanpa terasa mengganjal. Inilah daya tarik utama bagi mereka yang merindukan kepraktisan tanpa mengorbankan ukuran layar yang besar.
Dalam artikel ini, mari kita bedah lebih dalam kelebihan dan kekurangan yang melekat pada DNA Samsung Galaxy Z Flip.
Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip
1. Fleksibilitas Penggunaan (Flex Mode)
Salah satu inovasi terbaik Samsung adalah Flex Mode. Kemampuan untuk membuka layar di berbagai sudut memungkinkan skenario penggunaan yang unik.
Anda bisa meletakkannya di meja untuk melakukan video call atau menonton video tanpa perlu tripod.
Baca Juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan Mazda Biante 2015: Lebih Murah dari LCGC, Desain Mewah
Fitur ini juga mempermudah pengambilan foto dari sudut-sudut sulit (low-angle), memberikan kebebasan kreatif yang tidak dimiliki ponsel konvensional.
2. Layar Sekunder yang Semakin Fungsional
Jika pada model-model awal layar sekunder (Cover Screen) hanya berfungsi untuk notifikasi dasar, kini fungsinya telah berkembang pesat.
Pada model seperti Galaxy Z Flip5 dan yang lebih baru, layar ini berukuran jauh lebih besar, memungkinkan pengguna membalas pesan, melihat navigasi, bahkan menonton YouTube tanpa perlu membuka layar utama.
3. Performa Kelas Atas
Samsung tidak main-main soal performa. Setiap generasi Z Flip selalu ditenagai oleh chipset Snapdragon seri teratas pada masanya.
Contohnya, Galaxy Z Flip6 yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, chipset yang sama dengan yang mentenagai Galaxy S24 Ultra.
Dipadukan dengan RAM besar, performa untuk multitasking hingga bermain game berat dapat diandalkan.
4. Kualitas Layar Utama yang Memukau
Meski bisa dilipat, kualitas layar utama tidak bisa diremehkan. Menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X, layar Z Flip menawarkan warna yang kaya, kontras yang dalam, dan refresh rate adaptif yang membuat pengalaman visual terasa sangat mulus.
Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip
1. Bekas Lipatan (Crease) di Layar
Meskipun teknologi engsel dan Ultra Thin Glass (UTG) terus disempurnakan, bekas lipatan di tengah layar masih menjadi karakteristik yang tidak bisa dihindari.
Bagi sebagian pengguna, terutama yang baru beralih dari ponsel konvensional, hal ini bisa sedikit mengganggu pandangan dan pengalaman sentuhan.
2. Daya Tahan Baterai
Bentuk yang ringkas menuntut kompromi pada kapasitas baterai. Meski generasi terbaru menunjukkan peningkatan, daya tahan baterai Z Flip umumnya tidak sekuat ponsel flagship konvensional dengan ukuran serupa.
Pengguna berat mungkin perlu mengisi daya setidaknya sekali dalam sehari.
3. Konfigurasi Kamera Terbatas
Untuk menjaga bentuk dan harga, Samsung biasanya tidak menyematkan kamera telephoto pada seri Z Flip.
Pengguna harus puas dengan kamera utama (wide) dan ultrawide. Meskipun kualitas jepretannya sangat baik di kondisi cahaya cukup, ketiadaan lensa zoom optik menjadi kekurangan signifikan bagi para penggemar fotografi mobile.
4. Durabilitas dan Harga
Ponsel lipat umumnya lebih rentan terhadap kerusakan, terutama pada bagian engsel dan layar fleksibelnya.
Selain itu, harga yang ditawarkan untuk sebuah inovasi tidaklah murah. Dengan banderol belasan juta rupiah, Z Flip berada di segmen premium, dan seringkali paket penjualannya tidak menyertakan kepala pengisi daya.
Kesimpulan
Samsung Galaxy Z Flip adalah sebuah perangkat yang menawarkan kombinasi unik antara gaya, inovasi, dan kepraktisan.
Ponsel ini sangat cocok bagi para trendsetter, profesional muda, dan siapa saja yang memprioritaskan desain ringkas dan fleksibilitas penggunaan di atas segalanya.
Namun, calon pembeli harus siap dengan beberapa kompromi, seperti daya tahan baterai yang standar, ketiadaan kamera tele, dan bekas lipatan di layar yang menjadi ciri khasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia