Suara.com - Riset ancaman terbaru dari tim Kaspersky Digital Footprint Intelligence (DFI mengungkapkan 11 juta kredensial akun game bocor pada tahun 2024.
Temuan Kaspersky menunjukkan bahwa 5,7 juta akun Steam dibobol oleh malware infostealer pada tahun 2024 saja.
Jenis malware berbahaya ini juga menyebabkan kebocoran 6,2 juta akun yang terkait dengan platform game global lainnya, seperti Epic Games Store, Battle.net, Ubisoft Connect, GOG, dan aplikasi EA.
Kaspersky Digital Footprint Intelligence menganalisis kredensial Steam yang bocor di negara-negara Asia Pasifik, berdasarkan data dari berkas log malware.
Hampir 163.000 kredensial yang bocor adalah di negara Thailand, diikuti oleh Filipina dengan 93.000 kredensial.
Vietnam berada di posisi tiga teratas dengan hampir 88.000 kredensial bocor, dan Indonesia menempati peringkat ke-4 dengan kebocoran hampir mencapai 70,000.
Sebaliknya, jumlah terendah ditemukan di China, Sri Lanka, dan Singapura, masing-masing sekitar 19.000, 11.000, dan 4.000 kredensial.
Dengan hampir 1,8 miliar pemain dan terus bertambah, ekosistem permainan di Asia Pasifik tidak hanya terbesar dalam hal volume, tetapi juga salah satu yang paling berpengaruh dalam membentuk tren dan perilaku permainan global.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kawasan ini dengan cepat menjadi sarang bagi kelas ancaman siber pencuri data.
Baca Juga: Ada Penundaan GTA 6 Kedua? Bos Take-Two Yakin Peluncurannya Tepat Waktu
“Penjahat siber sering kali merilis berkas log curian berbulan-bulan — atau bahkan bertahun-tahun — setelah peretasan awal,” jelas Polina Tretyak, Analis Intelijen Jejak Digital di Kaspersky, dalam keterangan resminya, Rabu (13/8/2025).
Bahkan, menurut dia, kredensial yang dicuri bertahun-tahun lalu dapat muncul kembali di forum dark web, yang berkontribusi pada semakin banyaknya informasi yang bocor.
"Akibatnya, jumlah akun game yang dibobol kemungkinan jauh lebih tinggi daripada yang langsung terlihat," ucapnya.
Ia menambahkan, penting bagi orang-orang untuk memahami bahwa ancaman pencurian informasi tidak selalu langsung terlihat.
Jika seseorang mencurigai telah diserang, menjalankan pemeriksaan keamanan dan menghapus malware adalah langkah pertama yang disarankan.
"Secara umum, memperbarui kata sandi secara berkala dan menghindari penggunaan ulang di berbagai platform dapat membantu mengurangi risiko pribadi," ungkap Polina Tretyak
Berita Terkait
-
Pre-Order Call of Duty Black Ops 7 Hadirkan Bonus Karakter dan Skin Ikonis
-
43 Kode Redeem FF Max Terbaru 10 Agustus: Klaim Skin Itachi dan Arrival Animation
-
Game Drag x Drive Dapatkan Demo Gratis di Nintendo Switch 2
-
Metal Gear Solid 3 Delta Remake Dinanti, Konami Hadirkan Mode Baru
-
4 Game Buatan Indonesia yang Bisa Dimainkan di HP
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya
-
5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta
-
6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot
-
4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda
-
Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
-
61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air