Peserta akan mendapatkan panduan langkah demi langkah untuk membangun alur kerja pembuatan gambar dan video yang andal, sehingga mampu tetap unggul di lanskap kreatif yang berkembang pesat.
Sertifikasi VISION tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga kredensial yang diakui untuk membantu desainer mengembangkan karier di era generative AI.
Alibaba Cloud juga mengumumkan kolaborasi strategis dengan Telkom University (Tel-U), salah satu universitas swasta terkemuka di Indonesia yang merupakan bagian dari Telkom Group, untuk memajukan pengembangan talenta AI dan cloud.
Melalui kemitraan ini, Alibaba Cloud Academy akan meluncurkan Alibaba Cloud Academic Empowerment Program (AAEP) dan Training Partner Program di Telkom University.
Program-program ini akan memberikan akses kepada mahasiswa dan dosen ke kurikulum, sertifikasi, dan pelatihan praktis kelas dunia di bidang cloud computing dan AI, dan mempersiapkan mereka untuk ekonomi digital.
Selain itu, kedua pihak akan menjajaki pendirian Center of Excellence (CoE) di Indonesia untuk mempercepat adopsi teknologi generasi berikutnya—terutama yang berfokus pada keamanan cloud dan solusi cloud lainnya termasuk AI.
CoE ini akan menjadi pusat inovasi, riset, dan kolaborasi industri, serta menciptakan ekosistem yang kuat untuk kemajuan teknologi.
Alibaba Cloud telah secara aktif bekerja sama dengan lebih dari 20 universitas di seluruh Indonesia, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Binus University, dan lainnya yang menunjukkan komitmen jangka panjangnya untuk mengembangkan talenta digital lokal dan mendukung tujuan transformasi digital nasional Indonesia.
Baca Juga: Telkom Mau Terapkan AI ke Danantara, Akui Bisa Gantikan Pekerja Manusia
Berita Terkait
-
WhatsApp Siapkan AI Canggih untuk Gantikan Customer Service & Asisten Penjualan
-
WhatsApp Rilis 'Senjata' Baru Dongkrak Jualan, Ada Bantuan AI
-
Bagaimana Alat AI Mengubah Permainan bagi Pedagang yang Melacak Pergerakan Pasar Berbasis Kalender
-
Apa Itu Dark AI: Ancaman Siber yang Lebih Pintar dari Pikiran Manusia?
-
AI vs. Dark AI: Perang Siber Dimulai, Kaspersky Ungkap Fakta Mengerikan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan