Suara.com - Realme bakal mengumumkan smartphone dengan kapasitas baterai lebih dari 10.000 mAh pertama di dunia. Perangkat ini akan dipamerkan dalam ajang 828 Anniversary Celebration pada 27 Agustus 2025.
Realme Indonesia menyatakan baterai berkapasitas lebih dari 10.000 mAh ini menggunakan teknologi 100 persen anoda silikon. Mereka mengklaim ini adalah terobosan yang mampu mencapai kepadatan energi 1200 Wh/L, menjadikannya tertinggi yang pernah ada di smartphone.
"Inovasi tersebut menghadirkan keseimbangan luar biasa antara kapasitas besar dan desain yang tetap ramping. realme berupaya menyediakan baterai yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna berat, baik untuk sesi gaming maraton, kreasi konten seharian, maupun perjalanan panjang," kata Realme Indonesia, dikutip dari siaran pers, Kamis (21/8/2025).
Baterai ponsel 10.000 mAh ini juga bukan kali pertama dipamerkan Realme. Tahun 2024 lalu, mereka sudah memperkenalkan teknologi 320W SuperSonic Charging yang mampu mengisi daya baterai 4.420 mAh dari 0-100 persen hanya dalam 4 menit 30 detik.
Awal 2025 kemarin, realme juga meluncurkan kombinasi pertama di dunia antara baterai 7.000 mAh dan charger 120W melalui realme GT 7. Lalu tiga bulan sebelumnya, mereka memamerkan smartphone konsep dengan baterai 10.000 mAh dan kepadatan energi 887 Wh/L.
"Rangkaian pencapaian itu membuktikan pemahaman mendalam realme terhadap teknologi baterai dan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan generasi muda yang selalu aktif, baik untuk streaming, bermain game, maupun menjelajah aktivitas lain," lanjut Realme Indonesia.
Selain terobosan baterai berkapasitas tinggi tersebut, realme juga akan unjuk gigi ke publik dengan satu teknologi lainnya yang akan diluncurkan di acara tersebut.
"Detailnya masih dirahasiakan, namun dapat dipastikan akan semakin mengukuhkan reputasi realme sebagai pelopor inovasi di industri smartphone," jelasnya.
Baca Juga: Realme P4 Pro 5G: HP Dual Chip Punya Desain Mirip iPhone 17 Pro
Berita Terkait
-
Realme P4 Pro 5G: HP Dual Chip Punya Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
Realme P4 5G Resmi: Punya Dual Chip, Layar Mulus 144Hz, dan Baterai Jumbo 7.000 mAh
-
5 Rekomendasi HP Tahan Air Murah Mulai Rp2 Jutaan Terbaik 2025
-
Realme 15T Siap Rilis: Harga Realme 14T 5G Makin Murah, Turun Rp 500 Ribu
-
Bidik Ekosistem Esports, Realme Umumkan Jadi Official Gaming Phone Honor of Kings
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang
-
Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau