A. TKA untuk Siswa SD/MI Sederajat (Kelas 6)
1. Bahasa Indonesia
Fokus utama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah keterampilan membaca. Teks yang diujikan bisa berupa teks informasi (misalnya, berita atau artikel) atau teks fiksi (seperti cerita pendek atau dongeng).
Kompetensi yang diukur meliputi:
- Pemahaman Tekstual: Kemampuan siswa dalam mengidentifikasi dan menyusun ulang informasi yang secara jelas tertulis dalam teks.
- Pemahaman Inferensial: Kemampuan siswa untuk menarik kesimpulan dan menemukan informasi yang tidak disebutkan secara langsung dalam teks.
- Evaluasi dan Apresiasi: Kemampuan siswa untuk menilai isi teks, memberikan respons pribadi, dan mengapresiasi penggunaan bahasa.
2. Matematika
Materi yang diujikan dalam TKA Matematika mencakup Bilangan, Geometri & Pengukuran, serta Data.
Kompetensi yang diukur meliputi:
- Pengetahuan Matematika: Pemahaman konsep-konsep dasar matematika.
- Representasi: Kemampuan siswa untuk menyajikan masalah dalam bentuk gambar, grafik, atau tabel.
- Penalaran: Kemampuan untuk berpikir logis dalam menyelesaikan masalah.
- Pemecahan Masalah: Kemampuan untuk menerapkan konsep matematika untuk menyelesaikan soal-soal praktis.
- Koneksi Matematis: Kemampuan untuk menghubungkan konsep matematika yang satu dengan yang lain.
B. TKA untuk Siswa SMP/MTs Sederajat (Kelas 9)
1. Bahasa Indonesia
Sama seperti di jenjang SD, fokusnya adalah keterampilan membaca. Namun, karakteristik teksnya lebih kompleks, dengan panjang sekitar 200–250 kata, kecuali untuk puisi.
Kompetensi yang diukur sama dengan jenjang SD, yaitu Pemahaman Tekstual, Pemahaman Inferensial, dan Evaluasi dan Apresiasi.
2. Matematika
Materi yang diujikan di jenjang SMP lebih luas, mencakup Bilangan, Aljabar, Geometri & Pengukuran, serta Data & Peluang.
Baca Juga: KPK Sita Aset Milik Tersangka Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker
Kompetensi yang diukur juga lebih mendalam, yaitu:
- Pengetahuan Matematika: Pemahaman konsep-konsep yang lebih kompleks.
- Representasi Matematis: Kemampuan menyajikan masalah dalam berbagai bentuk yang lebih beragam.
- Penalaran dan Penggunaan Logika Matematis: Kemampuan berpikir kritis dan logis dalam menyelesaikan soal.
- Pemecahan Masalah Matematis: Kemampuan menerapkan berbagai konsep matematika untuk memecahkan masalah yang kompleks.
- Koneksi Matematis: Kemampuan menghubungkan konsep matematika dengan disiplin ilmu lain atau dengan masalah kehidupan sehari-hari.
Dengan memahami seluk-beluk TKA ini, para siswa dan guru bisa lebih siap dalam menyusun strategi belajar. Persiapan yang matang akan membantu siswa meraih hasil maksimal dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan bekal kompetensi yang kuat.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Link Resmi Simulasi TKA 2025, Kesempatan Gratis Latihan Soal Ujian
-
Viral Remaja 19 Tahun Sudah Punya 5 Anak, Pertama Kali Hamil Saat Kelas 6 SD
-
Bocoran Kisi-kisi Soal Tes Kemampuan Akademik SMA/SMK 2025 Berdasarkan Mata Pelajaran
-
Link Simulasi TKA Gratis, Solusi Tepat untuk Latihan Tes Kemampuan Akademik
-
5 Fakta Viral Guru SD Cekik Murid di Lampung, Benarkah Dipecat dan ODGJ?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?