Suara.com - Usia 19 tahun kebanyakan masih pada menikmati masa remajanya dengan bersenang-senang bersama teman sebaya, namun tidak dengan bocah satu ini.
Di usianya yang masih belia, dia sudah punya 5 orang anak.
Melansir MStar, kejadian ini diceritakan oleh wanita asal Malaysia yang tak sengaja satu rumah sakit bersalin dengan remaja ini.
Lewat Threads, wanita itu menceritakan rasa terkejutnya saat tahu gadis remaja di sebelah ruangannya sudah punya 5 anak.
Dia sempat berpikir kalau remaja itu baru melahirkan anak pertama, namun ternyata bukan. Anak pertama gadis itu sudah berusia 6 tahun dan berjenis kelamin perempuan.
"Anak keduanya berusia 4 tahun, anak ketiganya dua tahun, dan anak keempat dan kelimanya baru lahir adalah kembar," tulis wanita itu di Threads.
Dari informasi yang dia dengar, remaja itu mulai hamil anak pertama saat masih kelas 6 SD dan melahirkan saat kelas 1 SMP.
Gara-gara kenyataan itu, dokter yang menangani si remaja itu sampai marah pada sang suami.
Dokter menanyakan apakah suaminya tak kasihan pada istrinya yang masih di bawah umur namun sudah punya 5 anak.
Baca Juga: 7 Fakta Drama Ridwan Kamil: DNA Negatif, Tapi Misteri Uang Bulanan Muncul
Mendengar kisah itu, netizen Indonesia merasa miris karena hal tersebut juga kerap terjadi di negeri ini.
"Kirain kasus begini cuma ada di Indonesia, ngeri banget umur masih 19 tahun udah 5 kali melahirkan dan dia gak trauma, luar biasa sekali. Apakah dia akan nambah sampai 10 anak? Amazing," komentar netizen.
Ada juga yang mempertanyakan kondisi remaja tadi bukan cuma fisik namun soal mentalnya.
"Kalau emang beneran umur 19 anak udah 5, yang jadi pertanyaan mental aman kah? Soalnya aku umur 39, anak 1 aja mental kadang ancur-ancuran, dan bener-bener ngerasa gak sanggup lagi kalau misal nambah anak," komentar netizen lain.
Bahaya dan Risiko Kehamilan di Bawah Umur
Kehamilan di bawah umur, terutama di bawah usia 18 tahun, membawa risiko medis yang signifikan.
Berita Terkait
-
Siswa Kelas 1 SD Menjerit Ketakutan! Aksi Arogansi Guru Ancam Cekik Murid
-
Mahasiswa Protes Keras Usai Skripsi Dibuang Dosen, Video Ngamuk-Ngamuk Viral
-
Tragis, Remaja 13 Tahun Meninggal Usai Makan Tiga Bungkus Mi Instan Mentah
-
Seberapa Kaya Nafa Urbach? Janji Sumbangkan Seluruh Gaji DPR RI untuk Guru hingga 2029
-
5 Fakta Viral Guru SD Cekik Murid di Lampung, Benarkah Dipecat dan ODGJ?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis
-
Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah
-
Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi