TikTok Dalam Pengawasan
Selain Meta, platform media sosial lain seperti TikTok juga berada dalam pengawasan. TikTok kini telah ditetapkan sebagai layanan daring yang wajib mematuhi langkah-langkah anti-penipuan mulai Februari 2026.
Keputusan ini diambil setelah kasus penipuan di platform tersebut meningkat 240%, menunjukkan bahwa masalah penipuan online adalah isu lintas platform yang memerlukan respons komprehensif dari semua penyedia layanan digital.
Sebagai informasi, Facebook dan Instagram dikenal sebagai media sosial yang kerap menjadi platform penyebaran penipuan.
Kasus penipuan data jadi salah satu yang paling besar, seperti kebocoran data besar pada tahun 2021 yang memengaruhi 533 juta pengguna, modus penipuan phishing yang menyamar sebagai pihak terpercaya.
Selain itu juga penipuan melalui Marketplace yang melibatkan permintaan pembayaran tidak biasa, dan penipuan clickbait atau giveaway palsu yang memanfaatkan rasa ingin tahu dan keinginan untuk mendapat hadiah gratis.
Penipuan memang sering terjadi di Facebook karena jumlah penggunanya yang sangat banyak, yang dimanfaatkan penipu untuk berbagai modus seperti penipuan investasi kripto, lowongan kerja palsu, hadiah palsu, atau barang palsu di Marketplace.
Tanda-tandanya antara lain profil yang mencurigakan, tawaran yang terlalu menggiurkan, permintaan pembayaran dengan metode tidak wajar, dan pesan yang mendesak.
Untuk menghindarinya, jangan mudah tergiur, selalu verifikasi informasi, jangan klik tautan mencurigakan, dan laporkan akun/pesan mencurigakan ke Facebook.
Baca Juga: CEK FAKTA: Pemerintah Bagikan Bibit Sawit Gratis Lewat Facebook
Kontributor : Rizqi Amalia
Tag
Berita Terkait
-
Video Pejabat Korupsi Dijemput Paksa Lalu Dihukum Mati? Fakta Aslinya Justru Bikin Hati Miris
-
Komdigi Sebut Alasan Panggil TikTok-Meta Bukan untuk Batasi Konten Demonstrasi
-
TikTok Jadi Medsos Favorit Orang Indonesia di 2025, YouTube-Instagram Kalah Jauh
-
CEK FAKTA: 2,2 Juta Orang Tertipu Video 50 Ribu Pendemo Pati di Facebook
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja KFC Indonesia di Facebook, Benar atau Tipuan?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony