Suara.com - Nadiem Makarim resmi ditetapkan sebagai tersangka di kasus korupsi Chromebook. Penetapan tersangka eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) ini diumumkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Satu orang tersangka dengan inisial NAM selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, Kamis (4/9/2025).
Namun sebenarnya apa itu Chromebook? Apa beda Chromebook dengan laptop biasa? Berikut ulasannya.
Apa itu Chromebook?
Chromebook adalah laptop yang dibekali sistem ChromeOS buatan Google. Ini menjadi salah satu perbedaan signifikan dari laptop biasa yang menggunakan sistem operasi Windows buatan Microsoft, atau Macbook dengan macOS Apple.
Nah Chromebook dirancang sebagai laptop yang menggunakan aplikasi berbasis web dan penyimpanan cloud. Artinya, perangkat ini optimal jika terhubung jaringan internet karena disimpan secara online, bukan di memori internal.
Google mengklaim kalau ChromeOS adalah sistem operasi yang cepat dan mudah dikembangkan. Dengan peran Google di baliknya, laptop dengan sistem operasi ChromeOS ini juga membawa banyak aplikasi buatan mereka.
Aplikasi Google yang ada di laptop Chromebook sendiri meliputi Gmail, Calendar, Drive, Meet, Docs, Sheets, dan Slides. Namun untuk produktivitas, aplikasi buatan non Google seperti Microsoft Office juga bisa dipakai, seperti Word, Excel, PowerPoint, OneNote, OneDrive, and Outlook.
Aplikasi untuk kreativitas juga bisa dipakai di laptop Chromebook, misalnya Adobe Lightroom, Clipchamp, Cubasis 3, Figma, Sumo Creative Suite, dan Clip Studio Paint Pro, seperti dikutip dari situs resmi Google, Rabu (4/9/2025).
Kemudian platform hiburan seperti Disney+, Netflix, Amazon Prime Video, Twitch, Spotify, YouTube Music, iHeartRadio, atau SoundCloud juga bisa digunakan di perangkat ini.
Baca Juga: Ditahan Kejagung Terkait Skandal Chromebook, Bagaimana Nasib Nadiem Makarim di KPK?
Chromebook sendiri pertama kali dikenalkan di tahun 2011 lalu. Kala itu Google berkolaborasi dengan Samsung dan Acer untuk menciptakan laptop Chromebook pertama di dunia.
Namun sekarang beberapa brand laptop sudah banyak yang menyediakan Chromebook mulai dari Asus, HP, hingga Lenovo. Jadi tidak hanya laptop buatan Google saja yang mendapatkan sistem operasi ini.
Kasus korupsi Chromebook Nadiem Makarim
Nadiem ditetapkan menjadi tersangka setelah penyidik menemukan alat bukti dan juga berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk saksi ahli dalam program digitalisasi tahun 2019-2022 yang dilakukan Kemendikbudristek.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti keterangan saksi petunjuk dan surat dan alat bukti yang diterima penyidik tim penyidik pada Jampidsus pada hari ini menetapkan satu tersangka dengan inisial NAM selaku Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi periode tahun 2019-2024," ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo.
Sebelumnya diberitakan, penetapan tersangka dalam kasus pengadaan chromebook ditetapkan berdasarkan fakta hukum yang terjadi. Sehingga, ke depannya, pihak Kejagung bakal melihat perkembangan penyidikan.
“Nanti kita lihat perkembangan penyidikan kesananya. Kan tentunya juga penyidik sangat berhati-hati,” jelasnya pada 11 Agustus 2025 lalu.
Berita Terkait
-
Ditahan Kejagung Terkait Skandal Chromebook, Bagaimana Nasib Nadiem Makarim di KPK?
-
Kenakan Rompi Pink, Nadiem Bantah Korupsi: Kebenaran akan Keluar!
-
Nadiem Makarim Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Negara Rugi Rp1,98 T
-
Skandal Chromebook: Kekayaan Nadiem Makarim Anjlok Rp4,2 Triliun, Mobil LCGC Lenyap
-
Nadiem Makarim Jadi Tersangka Kasus Chromebook, KPK Pastikan Perkara Google Cloud Lanjut Terus
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh