Suara.com - Gelombang unjuk rasa Gen Z di Nepal memancing perhatian netizen dunia pada beberapa hari terakhir. Penampakan Gen Z yang membahas masa depan negara memakai Discord viral di media sosial.
Sebagai informasi, Pemerintah Nepal sempat memberlakukan larangan akses ke 26 media sosial populer termasuk Instagram, Facebook, hingga X.
Tak kehabisan akal, Gen Z Nepal sekarang memanfaatkan aplikasi Discord untuk membahas masa depan negara.
Perlu diketahui, Discord sendiri merupakan platform sosial perpesanan instan dan VoIP yang memungkinkan komunikasi melalui panggilan suara, panggilan video, pesan teks, serta media dan file.
Aplikasi tersebut sangat terkenal di kalangan gamer. "Generasi Z di Nepal kini menggunakan Discord untuk menentukan masa depan negara. Yang gila, ini mungkin lebih produktif daripada kebanyakan parlemen yang sebenarnya," tulis @adxtya_jha di X.
Postingan viral setelah memperoleh ribuan retweet dan 59 ribu tanda suka.
Tangkapan layar aplikasi Discord tersebut ramai mendapat dukungan dari gamer hingga netizen Gen Z lintas negara.
Grup Diskusi nampak diberi nama sebagai 'Youths Against Corruption".
Dari Larangan Media Sosial ke Api Protes
Baca Juga: 5 Fakta Viral Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Publik Penasaran!
Gelombang protes dimulai pada 8 September 2025, dipicu oleh keputusan pemerintah untuk memblokir 26 platform media sosial.
Meskipun larangan tersebut kemudian dicabut, kemarahan publik, terutama dari kalangan muda, sudah terlanjur memuncak.
Mereka turun ke jalan, menyuarakan protes terhadap korupsi, krisis ekonomi, dan ketidakpuasan mendalam terhadap pemerintah.
Situasi dengan cepat memanas, berubah menjadi bentrokan berdarah antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian.
Sedikitnya 19 orang tewas dan ratusan lainnya terluka akibat tembakan peluru, gas air mata, dan meriam air.
Puncak ketegangan terjadi ketika massa berhasil menerobos dan membakar gedung parlemen. Bangunan estetis senilai sekitar Rp 717 miliar yang baru selesai dibangun pada tahun 2019 itu rusak parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin
-
Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
-
Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP
-
Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'
-
Dompet Digital Kini Tak Sekadar Bayar, Poin Transaksi Bisa Jadi Emas
-
Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap
-
Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura
-
Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon
-
Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital