1. Masuk ke Kolom Prompt
Setelah membuka Gemini, cari ikon Tambah File atau tanda "+" di bagian bawah kolom prompt.
2. Unggah Foto
Masukkan foto diri kamu dan foto orang tersayang yang sudah tiada. Gemini akan menggabungkannya menjadi satu gambar baru.
3. Tulis Prompt yang Detail
Prompt adalah instruksi teks yang memberi arahan kepada AI tentang gaya foto, efek visual, dan interaksi antar subjek. Hal-hal yang perlu ditulis dalam prompt antara lain gaya foto (misalnya Polaroid klasik atau candid), efek visual, latar belakang, pose, dan instruksi lainnya.
4. Generate dan Sesuaikan
Klik tombol Generate untuk memproses gambar. Tunggu beberapa detik hingga hasilnya muncul. Jika belum sesuai, lakukan penyesuaian dengan menambahkan detail baru pada prompt.
5. Unduh Foto
Baca Juga: Ini Cara Bikin Foto Depan Sports Car JDM Super Realistis Pakai Gemini AI, Lengkap dengan Prompt
Setelah hasilnya sesuai dengan keinginan, simpan ke perangkat. Foto kenangan pun siap untuk dicetak atau disimpan sebagai pengingat momen bersama orang tercinta.
Kumpulan Prompt Bahasa Indonesia
Untuk memudahkan, berikut beberapa contoh prompt siap pakai yang bisa kamu gunakan di Gemini saat membuat foto bareng orang tercinta yang sudah tiada:
- Prompt 1: "Buatlah gambar bergaya foto candid. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan ruang tamu sederhana yang hangat, cahaya lembut masuk dari jendela. Kedua orang tersebut duduk berdekatan di sofa, saling tersenyum seolah sedang berbincang akrab."
- Prompt 2: "Gambar bergaya kamera analog 90-an dengan sedikit efek grain. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang menjadi halaman rumah dengan tanaman hijau. Mereka berdiri bersebelahan sambil bergandengan tangan, tampak seperti momen keluarga penuh cinta."
- Prompt 3: "Foto bergaya Polaroid dengan pencahayaan lampu ruangan. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan dapur rumah sederhana. Mereka sedang duduk berhadapan di meja makan, tampak berbagi kebersamaan hangat."
- Prompt 4: "Buatlah gambar seolah diambil dengan kamera ponsel lama, cahaya agak redup. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang menjadi pantai dengan langit senja. Mereka berdiri bersebelahan sambil tersenyum ke arah kamera."
- Prompt 5: "Foto natural dengan efek sedikit blur seperti diambil terburu-buru. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan tirai putih polos. Keduanya tampak saling merangkul hangat, seperti momen ibu dan anak."
- Prompt 6: "Gambar bergaya studio sederhana dengan cahaya softbox. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang menjadi kain polos abu-abu. Mereka berpose berdiri berdekatan sambil saling menatap penuh kasih."
- Prompt 7: "Foto hitam putih bergaya klasik. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang menjadi dinding polos dengan kursi kayu sederhana. Mereka duduk berdampingan sambil bergandengan tangan erat."
- Prompt 8: "Gambar bergaya candid dengan cahaya alami pagi hari. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan taman bunga berwarna cerah. Mereka tampak saling tersenyum, penuh kebahagiaan."
- Prompt 9: "Foto bergaya kenangan lama, dengan efek sedikit kusam dan warna pudar. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan ruang keluarga sederhana. Mereka duduk di karpet sambil tersenyum ke kamera."
- Prompt 10: "Buatlah gambar bergaya realistis seperti jepretan kamera DSLR. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan nuansa outdoor, pepohonan hijau dan langit biru cerah. Mereka berdiri bersama sambil merangkul penuh kasih."
Itulah kumpulan prompt bahasa Indonesia buat foto bareng orang tercinta yang sudah tiada. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Apa Itu Nano Banana? Teknologi di Balik Prompt Edit Foto Viral Gemini AI
-
Cara Menggabungkan Foto Keluarga dengan Gemini AI, Pakai Prompt Jitu Ini!
-
Kumpulan Prompt Gemini AI Edit Foto Prewed Tampak Realistis, Tinggal Salin Langsung Jadi
-
Ini Cara Bikin Foto Depan Sports Car JDM Super Realistis Pakai Gemini AI, Lengkap dengan Prompt
-
Kumpulan Prompt Gemini AI Edit Foto Hitam Putih Ala Studio yang Viral, Auto Estetik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang