- Silent Hill F menembus penjualan 1 juta kopi hanya dalam 3 hari setelah rilis global pada 25 September.
- Pencapaian ini lebih cepat dari Remake Silent Hill 2 tahun lalu, membuktikan dominasi dan popularitas franchise.
- Game horor era Showa Jepang ini sukses berkat nama besar dan kualitas tinggi (skor Metacritic 86).
Suara.com - Game horor berlatar era Showa Jepang ini berhasil menembus angka penjualan 1 juta kopi dalam waktu sangat singkat.
Cukup menarik, pencapaian ini lebih cepat dibandingkan remake Silent Hill 2 yang sangat dinanti-nantikan tahun lalu.
Ini membuktikan bahwa franchise legendaris ini masih punya taring kuat di industri game modern.
Dirilis global pada 25 September, Konami mengonfirmasi game ini langsung meledak.
Meskipun ada sedikit variasi laporan—apakah itu satu, tiga, atau empat hari—intinya sama: Silent Hill F laku keras.
Konami menegaskan dominasi judul baru ini. "Remake Silent Hill 2, yang dirilis tahun lalu, telah terjual lebih dari satu juta kopi di seluruh dunia dalam seminggu setelah dirilis, tetapi Silent Hill F mengalami peningkatan pengiriman yang jauh lebih cepat di setiap wilayah, termasuk Jepang," tulis Konami.
Ini prestasi luar biasa, mengingat Silent Hill 2 Remake juga mencapai 1 juta kopi dalam sekitar empat hari pada Oktober 2024.
Pengembang di balik kesuksesan tersebut, studio NeoBards dari Taiwan, juga merayakannya.
"Silent Hill F telah terjual lebih dari 1 juta kopi di seluruh dunia hanya dalam 3 hari. Terima kasih kepada semua pemain yang telah bergabung dalam petualangan horor psikologis ini. Kami harap Anda telah menemukan keindahan dalam teror di dunia yang berlatar era Showa Jepang ini," tulis mereka.
Baca Juga: Nintendo Rilis Game Seluler Fire Emblem Shadows, Tersedia di iOS dan Android
Mengutip VGC, game ini mengikuti kisah Shimizu Hinako di kota Ebisugaoka yang tiba-tiba diliputi kabut dan berubah secara mengerikan.
Plotnya menjanjikan pengalaman klasik: "Ketika kota terpencil Ebisugaoka milik Hinako Shimizu tiba-tiba diselimuti kabut, rumahnya yang dulu familiar berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui,".
Deskripsi Konami berlanjut, "Seiring kota menjadi sunyi dan kabut semakin tebal, Hinako harus menyusuri jalan-jalan Ebisugaoka yang berliku-liku, memecahkan teka-teki rumit, dan menghadapi monster-monster mengerikan untuk bertahan hidup."
Mengapa game ini begitu sukses? Selain nama besar Silent Hill, kualitasnya juga berbicara. Dengan skor Metacritic 86 (menyamai remake SH2) dan rating "Sangat Positif" di Steam, penerimaannya sangat baik.
Salah satu ulasan menyebutnya sebagai "spin-off yang sangat aneh dan memukau meskipun memiliki kekurangan".
Meskipun ada pergeseran fokus ke arah aksi yang mungkin memecah penggemar survival horror garis keras, ulasan menekankan: “Silent Hill F tentu saja merupakan pengalihan dari seri utamanya dalam banyak hal (yang sebagian besar disambut baik), tetapi pada hakikatnya, ini masih merupakan game Silent Hill,”
Jelas bahwa Konami berhasil menghidupkan kembali hype untuk seri ini. Dengan performa awal yang kuat, Silent Hill F berpotensi besar untuk "melebihi" total penjualan jangka panjang pendahulunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak
-
BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!