-
ASEAN Foundation luncurkan program AIM ASEAN untuk melatih 100.000 UMKM menggunakan AI.
-
Pelatihan fokus tingkatkan efisiensi operasional, penjualan online, dan pengelolaan keuangan UMKM.
-
AIM ASEAN dukung visi ASEAN Vision 2045 untuk ekonomi regional yang tangguh dan inklusif
Suara.com - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini menjadi fondasi utama perekonomian Asia Tenggara.
Seiring perkembangan pesat teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sektor UMKM mendapatkan peluang emas untuk tumbuh lebih cepat dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.
Menanggapi kebutuhan ini, ASEAN Foundation meluncurkan program inovatif bernama AI for MSME Advancement in ASEAN (AIM ASEAN).
Program ambisius ini berkolaborasi dengan sembilan organisasi dari berbagai negara ASEAN dan menargetkan pelatihan AI bagi 100.000 pelaku UMKM di kawasan Asia Tenggara.
“Pelatihan ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi UMKM,” ujar Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, dalam keterangan pers resmi pada Kamis (2/10/2025).
Materi pelatihan AIM ASEAN fokus pada pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas penjualan online, serta pengelolaan keuangan yang lebih cerdas dan terstruktur.
endekatan pelatihan disusun secara praktis dan disesuaikan dengan konteks lokal masing-masing negara, agar pelaku UMKM dapat langsung mengimplementasikan teknologi AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari mereka.
Tidak hanya memberikan pelatihan, AIM ASEAN juga akan mengadakan forum nasional dan regional yang melibatkan para pembuat kebijakan serta pakar teknologi.
Forum ini bertujuan membangun ekosistem yang mendukung pengembangan UMKM berbasis AI agar lebih berkelanjutan dan inklusif.
Baca Juga: 15 Prompt Gemini AI Edit Foto Pasangan Prewedding Adat Jawa, Lengkap Jogja hingga Solo
“Program ini merupakan hasil kolaborasi ASEAN Foundation dengan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN), serta didukung oleh Google.org dan Asian Development Bank (ADB),” tambah Piti Srisangnam.
Ia optimis bahwa program AIM ASEAN menjadi langkah strategis penting untuk mempersiapkan UMKM menghadapi era digital, sekaligus mendukung visi besar ASEAN Vision 2045 yang berfokus pada penciptaan ekonomi regional yang tangguh, inklusif, dan berorientasi masa depan.
“Membantu UMKM memanfaatkan AI bukan hanya soal peningkatan efisiensi, tapi juga untuk mendorong kesejahteraan jangka panjang di Asia Tenggara,” tegasnya.
Dukungan serupa datang dari Naina Subberwal Batra, CEO AVPN, yang menekankan pentingnya kolaborasi multi-pihak dalam menghadapi transformasi tenaga kerja di era AI.
“Transformasi tenaga kerja di era AI adalah tanggung jawab bersama, melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan organisasi berbasis dampak,” jelasnya.
Lewat AI Opportunity Fund, AVPN bekerja sama dengan mitra lokal yang memahami kebutuhan komunitas dan sektor masing-masing agar pelatihan tetap relevan, inklusif, dan mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk pelaku UMKM.
Program AIM ASEAN dijadwalkan berjalan selama dua tahun dan merupakan bagian dari AI Opportunity Fund: Asia-Pacific Phase 2.
Program ini telah menerima dukungan resmi dari ASEAN Coordinating Committee on MSMEs (ACCMSME) sebagai bagian dari strategi ASEAN untuk memperkuat sektor usaha kecil di kawasan.
Selain membekali pelaku UMKM dengan keterampilan AI praktis, AIM ASEAN diharapkan menjadi katalisator penting dalam menciptakan ekonomi ASEAN yang lebih terhubung dan inklusif, sejalan dengan tujuan besar ASEAN Vision 2045.
Berita Terkait
-
5 Prompt Gemini AI Foto Pakai Hanbok ala Korea untuk Sendiri dan Pasangan, Hasil Tampak Asli
-
Daftar HP Samsung Bisa Pakai Galaxy AI, Edit Foto Jadi Mudah Tanpa Aplikasi
-
15 Prompt Gemini AI Edit Foto Jadi Pemain Bola, Mendadak Jadi Bintang Lapangan
-
Lagi Viral, Ini Prompt Gemini AI Siap Pakai untuk Edit Foto Estetik Kena Angin di Jendela Mobil
-
RTX 50 Series Hadir! NVIDIA Ungkap Cara Laptop Gaming Jadi Mesin AI untuk Mahasiswa
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031