- Memiliki ukuran cache L3 4 MB lebih besar daripada Snapdragon 8 Elite (Gen 4)
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~47%)
- Berkinerja 47% lebih baik dalam perhitungan floating-point
2. MediaTek Dimensity 9400
MediaTek Dimensity 9400+ adalah versi Dimensity 9400 dengan clock lebih tinggi karena menawarkan CPU yang sedikit lebih cepat (3,73 GHz vs. 3,62 GHz),
Selain itu, versi Plus juga peningkatan signifikan dalam jangkauan Bluetooth antar-ponsel hingga 10 km, dibandingkan dengan jangkauan terbatas 9400 standar.
Peningkatan penting lainnya pada 9400+ meliputi pemrosesan AI yang lebih cepat, efisiensi daya yang lebih baik, ray tracing yang disempurnakan, dan penguncian lokasi (TTFF) yang jauh lebih cepat dalam sistem navigasi.
3. Apple A18 Pro
Ya, Mediatek Dimensity 9400 Plus punya kinerja yang hampir sama dengan Apple A18 Pro,
Akan tetapi, chipset buatan Apple lebih unggul dalam performa CPU single-core dan daya tahan baterai dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Sementara MediaTek Dimensity 9400+ melampauinya dalam skor GPU berkat arsitektur barunya, meskipun dengan konsumsi daya yang lebih tinggi.
A18 Pro juga memiliki memory bandwidth yang jauh lebih tinggi untuk mendukung performa aplikasi, sedangkan Dimensity 9400+ menawarkan peningkatan pada frame rate converter untuk gaming.
Baca Juga: MediaTek Dimensity 9500, Otak Baru HP Flagship dengan Teknologi AI Generasi Terbaru
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Berkinerja 2,2x lebih baik dalam perhitungan floating-point
- Mendukung bandwidth memori 42% lebih tinggi (85,3 versus 60 GB/s)
- Menampilkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 36%) – 2651K vs 1947K
- Memiliki 2 inti lagi
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~8%)
- Kelebihan Apple A18 Pro
- Kecepatan clock CPU 9% lebih tinggi (4050 vs 3730 MHz)
4. Snapdragon 8 Gen 3
Meski disebut hampir setara namun Dimensity 9400 Plus benar-benar mengungguli benchmark AnTuTu dengan skor 2.907.358 poin yang mencengangkan.
Skor tersebut terdiri dari 625.811 untuk CPU, 1.312.632 untuk GPU, 509.570 untuk memori, dan 459.344 untuk UX.
Skor GPU, khususnya, sangat menonjol, menunjukkan keseriusan MediaTek dalam mendorong performa grafis ke ranah generasi berikutnya.
Sebaliknya, Snapdragon 8 Gen 3 mencatatkan skor AnTuTu yang solid, tetapi jelas lebih rendah, yaitu 1.937.417 poin.
Rinciannya yakni 419.604 untuk CPU, 829.698 untuk GPU, 382.043 untuk memori, dan 306.072 untuk UX.
Angka ini menunjukkan bahwa meskipun chip Qualcomm masih tangguh, ia tidak dapat menandingi Dimensity 9400 Plus.
Perbedaannya hanya pada GPU saja hampir setengah juta poin, yang berarti performa gaming dan rendering Dimensity 9400 Plus jauh lebih baik.
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Berkinerja 79% lebih baik dalam perhitungan floating-point
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~61%)
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (3 versus 4 nm)
- Menampilkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 29%) – 2651K vs 2050K
- Kecepatan clock CPU 13% lebih tinggi (3730 vs 3300 MHz)
- Mendukung bandwidth memori 11% lebih tinggi (85,3 melawan 76,8 GB/s)
5. MediaTek Dimensity 9300 Plus
MediaTek Dimensity 9400 Plus juga hampir mirip dengan MediaTek Dimensity 9300 Plus.
Namun sebagai chipset keluaran baru, tentu saja MediaTek Dimensity 9400 Plus punya beberapa kelebihan dibanding saudaranya itu.
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Memiliki ukuran cache L3 4 MB lebih besar daripada Dimensity 9300 Plus
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (3 versus 4 nm)
- Menampilkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 26%) – 2651K vs 2100K
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~24%)
- Berkinerja 24% lebih baik dalam perhitungan floating-point
- Kecepatan jam CPU 10% lebih tinggi (3730 vs 3400 MHz)
- Mendukung bandwidth memori 11% lebih tinggi (85,3 melawan 76,8 GB/s)
Itulah beberapa jawaban tentang chipset Mediatek Dimensity 9400 Plus setara apa.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
MediaTek Dimensity 9500, Otak Baru HP Flagship dengan Teknologi AI Generasi Terbaru
-
Skor AnTuTu Snapdragon 8 Elite Gen 5 Terungkap, Tembus 4 Juta Poin
-
Snapdragon 8 Elite Gen 5 Resmi, Chipset Paling Ngebut Buatan Qualcomm
-
MediaTek Dimensity 9500 Meluncur: Jadi Chip Anyar pada Oppo Find X9 dan Vivo X300
-
Chipset Xiaomi 17 Pro Disebut Siap Tandingi SoC Milik iPhone 17 Pro
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas