-
DOSS meluncurkan program DOSS Creator+ sebagai wadah bagi kreator Indonesia untuk berkembang dan memperoleh penghasilan dari karya mereka.
-
Program ini mengusung konsep ekosistem kolaboratif, yang menghubungkan kreator dengan brand serta membangun komunitas lintas platform untuk berbagi dan berkolaborasi.
-
DOSS Creator+ menjadi langkah strategis dalam memperkuat industri kreatif digital Indonesia menuju ekosistem yang lebih mandiri dan berkelanjutan
Suara.com - Dunia kreator Indonesia kini memiliki wadah baru untuk tumbuh dan berkembang, berkat peluncuran DOSS Creator+ dari DOSS Camera & Gadget.
Bukan sekadar program afiliasi biasa, DOSS Creator+ adalah gerakan kreatif yang memadukan peluang ekonomi, kolaborasi, dan komunitas dalam satu ekosistem digital yang berkelanjutan.
Program ini resmi dikenalkan dalam soft launch pada 20 Oktober 2025, dan akan diperkenalkan lebih luas pada grand launch di DOSS Vaganza 2025 pada 27 November mendatang.
Inisiatif ini menjadi tonggak baru DOSS dalam memperkuat peran sebagai penggerak industri kreatif digital di tanah air.
"Kami ingin mendorong lebih banyak orang melihat bahwa kreativitas bisa menjadi karier. DOSS Creator+ bukan sekadar program, tapi wadah bagi kreator untuk berkembang dan dihargai,” ujar Tahir Matulatan, CEO DOSS Camera & Gadget dalam keterangan resminya, Kamis (23/10/2025).
Mengusung tagline “From Creativity to Income”, DOSS Creator+ hadir sebagai jembatan antara fotografer, videografer, reviewer, dan kreator konten dengan brand-brand ternama.
Kreator akan memperoleh tautan afiliasi pribadi, dan setiap pembelian yang terjadi melalui tautan tersebut akan menghasilkan komisi langsung.
Dengan cookie time selama 30 hari, peluang pendapatan tetap terbuka meskipun audiens melakukan transaksi di kemudian hari.
“From Creativity to Income karena setiap karya layak dihargai, dan setiap kreator berhak berkembang,” tambah Tahir.
Baca Juga: Instagram Rings Resmi Dikenalkan, Penghargaan Eksklusif Bagi Para Kreator
Tak hanya soal pendapatan, DOSS Creator+ juga membentuk komunitas lintas platform di Discord, Telegram, dan WhatsApp Channel, yang memungkinkan para kreator saling berbagi pengalaman, belajar bersama, hingga berkolaborasi dalam berbagai proyek.
“Kami percaya keberlanjutan ekosistem kreatif dimulai dari kolaborasi. DOSS Creator+ menjadi medium agar kreator tidak berjalan sendiri, tapi tumbuh bersama brand dan komunitas,” jelas Tahir Matulatan.
Cara Bergabung
Untuk bergabung, kreator cukup mendaftar melalui laman resmi Doss.
Baik profesional maupun pemula, semua bisa ikut serta dan langsung mulai membagikan tautan afiliasi mereka ke audiens.
DOSS Creator+ bukan hanya menjanjikan penghasilan tambahan, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan industri kreatif Indonesia yang lebih mandiri dan berdampak.
Selama hampir dua dekade, DOSS Camera & Gadget telah menjadi mitra utama bagi komunitas kreatif lokal dan brand global.
Kini, lewat DOSS Creator+, mereka memperluas misi tersebut dengan mengubah pengaruh digital menjadi nilai nyata, sambil membantu kreator terus melakukan apa yang mereka cintai, yakni berkarya, berbagi, dan menginspirasi.
Berita Terkait
-
5 HP Kamera 108 MP Setajam DSLR, Incaran Hobi Fotografi dan Konten Kreator
-
8 Juta Kreator Konten Raup Penghasilan dari TikTok, Mayoritas di Atas UMP
-
Di Balik Larangan Bendera One Piece, Ada Pencipta yang Bekerja Sampai Lupa Pulang
-
Jelang Tayang, Kreator Beber Hal Baru dari Wednesday Musim Kedua
-
Bikin Konten Sekaligus Berdaya: Program Afiliasi Jadi Jalan Ibu-Ibu Tambah Pemasukan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin