-
Battlefield Redsec adalah game battle royale gratis dari EA.
-
Game ini menampilkan 100 pemain di peta terbesar seri Battlefield dengan elemen kehancuran lingkungan.
-
Fitur unik seperti "dinding api" zona aman dan mode Gauntlet membuat gameplay lebih cepat.
Suara.com - Kabar gembira bagi gamer! Battlefield Redsec, game battle royale gratis dari EA, akhirnya resmi dirilis sebagai jawaban langsung untuk Call of Duty: Warzone.
Hadir bersamaan dengan Musim Pertama Battlefield 6, Redsec adalah pengalaman mandiri yang bisa dinikmati siapa saja tanpa harus memiliki game utama.
Game ini menantang 100 pemain, baik dalam format duo maupun skuad empat orang, untuk bertempur habis-habisan di peta terbesar dalam sejarah seri ini.
Berlatar di Fort Lyndon, sebuah wilayah fiksi di California, map dirancang cerdas dengan kombinasi area pinggiran kota di tepi pantai dan instalasi militer.
Ukurannya yang masif mendukung berbagai gaya bermain, mulai dari pertempuran jarak dekat intens hingga adu tembak para penembak jitu dari kejauhan.
Alih-alih mengambil terlalu banyak inspirasi dari Warzone atau Fortnite, Redsec tetap setia pada DNA Battlefield.
Salah satu pembeda utamanya adalah zona aman. Bukan lagi lingkaran yang memberikan damage bertahap, melainkan "dinding api yang menderu" yang akan langsung membunuh siapa pun yang berada di luarnya. Fitur ini memaksa tempo permainan menjadi lebih cepat dan strategis.
Sistem kelas dari Battlefield 6 juga kembali, namun dengan peningkatan. Kemampuan khas setiap kelas kini dapat di-upgrade melalui jalur pelatihan, misalnya mengubah RPG menjadi misil berpemandu atau drone pengintai yang mampu menjatuhkan bom.
Mengutip GameRadar, untuk mendapatkan keuntungan taktis, pemain bisa menyelesaikan misi untuk membuka peti persediaan atau bahkan kartu kunci yang memberikan akses ke kendaraan tempur berat seperti tank M1 Abrams.
Baca Juga: Pembuat Final Fantasy 7 Rebirth Ungkap Karya Manusia Lebih Baik dari AI
Kehancuran lingkungan yang menjadi ciri khas seri ini juga turut dibawa, membuat setiap pertempuran terasa dinamis.
Selain mode Battle Royale klasik, Redsec memperkenalkan Gauntlet, sebuah mode eliminasi serba cepat yang mengadu delapan skuad dalam serangkaian misi.
"Dekripsi, ekstraksi, penguasaan wilayah, perlindungan target, pengangkutan bahan peledak, dan masih banyak lagi – hanya regu dengan paket lengkap yang akan menang dalam Gauntlet eliminasi ini yang berakhir dalam pertarungan regu vs. regu," jelas deskripsi resminya.
Progresi Battle Pass juga terintegrasi penuh antara Redsec dan Battlefield 6, jadi waktu bermainmu di kedua game akan saling menguntungkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris