-
The Elder Scrolls 6 sudah masuk produksi aktif tetapi perilisan masih sangat jauh.
-
Bethesda kini menjadikan proyek ini fokus harian setelah selesainya Starfield.
-
Todd Howard mempertimbangkan perilisan kejutan untuk menghindari penantian panjang.
Suara.com - Kabar terbaru bagi para penggemar yang telah tujuh tahun menantikan game The Elder Scrolls 6 datang langsung dari sutradara Bethesda, Todd Howard.
Dalam sebuah wawancara, ia menegaskan bahwa game fantasi yang sangat diantisipasi ini perilisannya "masih jauh".
Namun, ada secercah harapan: pengembangan The Elder Scrolls 6 kini telah menjadi "hal yang biasa" atau fokus sehari-hari di Bethesda Game Studios setelah peluncuran Starfield.
Howard meminta para penggemar untuk tetap tenang di tengah penantian panjang pada game AAA.
"Saya berbicara tentang kesabaran. Saya tidak ingin penggemar merasa cemas," kata Howard dikutip dari GQ.
Sejak pengumuman pertamanya di E3 2018, detail mengenai suksesor Skyrim ini memang sangat minim. Howard menjelaskan bahwa meski timnya besar, fokus harus terbagi.
"Kami punya ratusan orang di Fallout saat ini, dengan 76 dan beberapa hal lain yang sedang kami kerjakan, tetapi The Elder Scrolls 6 adalah hal yang biasa," ujarnya.
Hal tersebut mengindikasikan bahwa proyek sudah masuk dalam tahap produksi aktif.
Jeda 14 tahun sejak Skyrim diakuinya memang terlalu lama, namun ia merasa jeda tersebut penting untuk penyegaran kreatif, terutama dengan adanya pengembangan Starfield yang menyita banyak sumber daya.
Baca Juga: Sword of Justice Resmi Rilis ke Indonesia, Game MMORPG Berpadu AI
Cukup menarik, Howard mengisyaratkan kemungkinan strategi rilis yang tidak konvensional untuk The Elder Scrolls 6.
Ia tidak menyukai siklus pengumuman tanggal rilis yang diikuti penantian panjang.
"Versi sempurna saya—dan saya tidak bilang ini akan terjadi—adalah bahwa ini akan memakan waktu cukup lama, lalu suatu hari nanti, gamenya akan muncul begitu saja."
Gaya perilisan kejutan ini rupanya telah diuji coba. Ketika ditanya apakah peluncuran mendadak Oblivion Remastered adalah sebuah tes, Howard menggoda, "Bisa dibilang itu uji coba. Berhasil dengan baik."
Meskipun tanggal rilis masih menjadi misteri, visi untuk game ini tetap ambisius. Howard ingin The Elder Scrolls 6 memenuhi perannya sebagai "simulator dunia fantasi terbaik".
Dengan Creation Engine 2 sebagai fondasi, ekspektasi para penggemar tentu melambung tinggi.
Kesimpulannya, penantian masih akan berlanjut, tetapi roda pengembangan kini berputar kencang di Bethesda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen