- BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk Rabu, 12 November 2025, di puluhan provinsi di Indonesia, mencakup potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang.
- Wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua berpotensi terdampak cuaca signifikan.
- DKI Jakarta diprediksi mengalami hujan ringan sepanjang hari dengan suhu 26-29°C, namun terasa seperti 29-34°C akibat kelembapan tinggi.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi penting terkait kondisi cuaca di seluruh Indonesia. Informasi ini berlaku untuk hari Rabu, 12 November 2025.
Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai panduan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
BMKG secara spesifik menyoroti adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah besar provinsi. Fenomena ini diperkirakan akan mencakup hujan dengan intensitas bervariasi serta efek atmosfer lainnya.
Secara umum, masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya. Hal ini penting untuk keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
Peringatan Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang
Berdasarkan data yang dirilis, terdapat daftar panjang wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat. Hujan ini dapat disertai dengan kilat atau petir serta angin kencang yang membahayakan.
Di ujung barat Indonesia, Provinsi Aceh termasuk dalam wilayah yang perlu waspada tinggi. Kondisi serupa juga diprediksi akan melanda Provinsi Bengkulu di pesisir barat Sumatera.
Menyusul dalam daftar tersebut adalah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Kedua wilayah ini memiliki potensi yang sama untuk dilanda cuaca ekstrem sepanjang hari.
Tidak terkecuali Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Lampung. Masyarakat di area ini diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan deras dan angin.
Bergeser ke Pulau Jawa, peringatan serupa juga berlaku untuk Provinsi Banten. Wilayah penyangga ibu kota ini memiliki potensi cuaca yang signifikan.
Baca Juga: Lalu Lintas Jakarta Rabu Pagi: Sawah Besar Macet Akibat Kebakaran, Slipi Padat karena Kecelakaan
Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah juga masuk dalam kategori waspada. Dua provinsi padat penduduk ini diperkirakan akan mengalami hujan lebat yang disertai petir.
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Timur melengkapi daftar wilayah di Jawa yang berpotensi terdampak. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama di area yang rawan bencana hidrometeorologi.
Di seberang selat, Provinsi Bali juga diperkirakan akan menghadapi kondisi cuaca serupa. Wisatawan dan penduduk lokal diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.
Kepulauan Nusa Tenggara juga tidak luput dari peringatan ini. Baik Nusa Tenggara Barat maupun Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami hujan lebat yang signifikan.
Di Pulau Kalimantan, hampir seluruh provinsi masuk dalam daftar peringatan. Wilayah tersebut mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.
Selain itu, Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan juga diprediksi mengalami hal yang sama. Potensi angin kencang dan petir perlu diwaspadai oleh seluruh lapisan masyarakat.
Berita Terkait
-
Lalu Lintas Jakarta Rabu Pagi: Sawah Besar Macet Akibat Kebakaran, Slipi Padat karena Kecelakaan
-
Prabowo Pangkas Rp15 Triliun, Tunjangan ASN DKI dan KJP Aman? Ini Janji Tegas Gubernur!
-
Api Lahap Pemukiman Padat Penduduk di Tambora
-
Terkuak! Siswa SMAN 72 Jakarta Siapkan 7 Peledak, Termasuk Bom Sumbu Berwadah Kaleng Coca-Cola
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocoran Galaxy Unpacked 2026: Samsung Siapkan Kacamata Pintar dan HP Lipat Anyar
-
Telkomsel Bongkar Strategi Digital Retail 2026, Solusi AI dan IoT Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
-
7 HP Midrange Body Metal 2026, Desain Premium Harga Masih Masuk Akal
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Mei 2026: Ada Tinju Gerhana dan Skin SG Apocalyptic
-
Ubisoft Gelar Perburuan Harta Karun Asli di Game Assassins Creed, Nilainya Rp8,7 Miliar!
-
6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas
-
Rekomendasi iPhone Bekas Under 6 Juta Masih Layak 2026, Hindari Barang KW dan IMEI Terblokir
-
H3RO Esports 6.0 Resmi Berakhir, Tri dan Indosat Cetak Ribuan Talenta Baru Esports Indonesia
-
WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun
-
Terpopuler: Fitur Baru iOS 26.5, Rekomendasi HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang