-
Tunjangan ASN, KJP, dan KJMU tidak akan dipotong meski anggaran dipangkas Rp15 triliun.
-
Kebijakan ini untuk jaga kesejahteraan warga di tengah meningkatnya ketimpangan ekonomi Jakarta.
-
Pemprov DKI akan menutupi defisit anggaran dengan mengoptimalkan sumber pendapatan daerah yang baru.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa anggaran untuk tunjangan aparatur sipil negara/ASN, Kartu Jakarta Pintar (KJP), dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak akan dikurangi, meskipun dana bagi hasil atau DBH dari pemerintah pusat untuk tahun depan dipangkas hingga Rp15 triliun.
Menurut Pramono, mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN sangat penting untuk menjaga semangat kerja di tengah tekanan fiskal yang dialami Pemprov DKI.
"TPP untuk ASN tidak boleh diotak-atik. Kalau nanti dipotong, pasti semua wajahnya murung dan membuat Pak Gubernur tidak semangat," kata Pramono di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Selain TPP, Pramono menegaskan ada dua program lain yang menjadi "zona aman" dari pemangkasan anggaran:
- Kartu Jakarta Pintar (KJP): Anggaran Rp1,6 triliun untuk 707.920 siswa.
- Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU): Anggaran sekitar Rp380 miliar.
Menurut Pramono, ketiga pos anggaran tersebut vital untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah meningkatnya ketimpangan ekonomi di Jakarta, yang ditandai dengan kenaikan Gini Ratio dari 0,39 menjadi 0,421.
"Ketika APBD kami dipotong Rp15 triliun, ada tiga hal yang tidak boleh diganggu sama sekali," lanjutnya.
Untuk menutupi kekurangan anggaran, Pramono, yang juga mantan Sekretaris Kabinet, akan mendorong jajarannya untuk mengoptimalkan sumber pendapatan daerah baru yang selama ini belum tergarap maksimal.
"Termasuk hal-hal yang dulu tidak tersentuh, seperti koefisien luas bangunan, sertifikat laik fungsi (SLF), dan sebagainya. Banyak hal yang kami reformasi," pungkasnya.
Baca Juga: Dinilai Cacat Hukum, Empat ASN Gugat Surat Perintah Mutasi Kepala BNN ke PTUN
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana