- Valve Corporation meluncurkan Steam Machine sebagai konsol fokus PC gaming.
- Steam Machine menawarkan spesifikasi performa mendekati PC entry level dengan CPU AMD Zen 4 dan GPU RDNA 3.
- Steam Frame merupakan headset VR baru yang mengintegrasikan Foveated Streaming untuk kualitas visual lebih baik.
Suara.com - Valve Corporation secara resmi memperkenalkan Steam Machine sebagai console baru yang berfokus pada PC gaming, dilengkapi dengan Steam Controller yang didesain ulang, dan headset Virtual Reality (VR) generasi baru yang diberi nama Steam Frame.
Steam Machine digadang-gadang berpotensi mengubah lanskap PC gaming dengan memungkinkan pengguna memainkan koleksi game PC mereka secara mudah melalui televisi.
Perangkat ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi gamer yang memiliki keterbatasan ruang atau tidak ingin berinvestasi pada gaming PC berskala besar.
Harganya belum dapat diketahui secara pasti. Namun, mengingat Steam Machine dan Kontroler akan ditawarkan dalam satu bundle, diperkirakan kedua perangkat ini akan memiliki tanggal rilis yang sama.
Dalam wawancara dengan Will Judd, pihak Valve mengindikasikan bahwa produk-produk ini dijadwalkan akan "mulai dikirim pada awal 2026," memberikan petunjuk rilis sekitar Kuartal I (Januari hingga Maret). Valve juga belum memberikan konfirmasi pasti.
Mengenai distribusi, Kaci Aitchison Boyle dari tim PR Valve menyatakan bahwa mekanismenya akan sama persis dengan Steam Deck, yang berarti perangkat akan tersedia untuk dibeli langsung melalui platform Steam dan Komodo (tergantung wilayah).
Valve juga menyatakan telah berupaya meningkatkan distribusi untuk memastikan peluncuran Steam Machine berjalan lebih mulus dibandingkan Steam Deck.
Terkait harga, rincian nominal juga belum diumumkan. Namun, terdapat dua model Steam Machine yang akan tersedia: model 512GB dan model 2TB.
Pembeli juga memiliki opsi untuk membeli console ini dalam bundle bersama Steam Controller baru atau secara standalone. Pihak Valve menjelaskan bahwa harga pasti akan diumumkan mendekati tanggal rilis aktual.
Baca Juga: Spesifikasi PC Solo Leveling ARISE OVERDRIVE, RAM Minimal 12 GB
Desain Steam Machine
Steam Machine generasi baru ini, yang sepenuhnya dikembangkan secara internal oleh Valve, memiliki desain yang ringkas, berukuran sedikit lebih besar dan lebih lebar dari Nintendo GameCube.
Desain ini memungkinkan console muat dengan rapi di bawah televisi, berbeda dengan console besar seperti PlayStation 5.
Valve mengungkap bahwa desainnya dibangun berdasarkan hukum termodinamika dan berpusat pada kipas pendingin (fan).
Hasilnya adalah kubus hitam ramping dengan bilah LED yang dapat disesuaikan (customizable) di bagian bawah depan. Bilah lampu ini dapat menampilkan status download game, pembaruan, atau status booting.
Selain itu, bagian pelat depan di atas bilah lampu LED bersifat magnetik dan juga dapat dikustomisasi. Valve bahkan berencana menyediakan berkas 3D pelat ini agar pengguna dapat mencetak versi custom mereka sendiri.
Spesifikasi Steam Machine
Steam Machine dirancang untuk mendekati kinerja PC entry level dengan tujuan utama menawarkan pengalaman gaming 4K pada 60 frame per second (fps) menggunakan teknologi upscaling FSR.
Spesifikasi Detail
CPU Semi-custom AMD Zen 4 6C/12T, hingga 4.8GHz
GPU Semi-custom AMD RDNA 3 28CUs, 8GB GDDR6, 110W TDP
Performa Mendukung gaming 4K 60fps dengan FSR, dukungan Ray Tracing (RT), 6x lebih kuat dari Steam Deck
RAM 16GB DDR5 SODIMM (dapat ditingkatkan)
I/O DisplayPort 1.4 (hingga 4K 240Hz / 8K 60Hz), HDMI 2.0 (hingga 4K 120Hz), gigabit ethernet, 4x USB-A (2x depan USB 3, 2x belakang USB 2)
Fitur Lain
Menjalankan SteamOS (dapat diinstal OS lain), kompatibel dengan periferal PC lain, wake dengan Steam Controller
Valve optimis spesifikasi ini memungkinkan Steam Machine menjalankan game dengan ray tracing modern pada resolusi 4K dan 60 fps menggunakan upscaling dari resolusi dasar 1440p.
Steam Controller yang baru memiliki kemiripan desain dengan kontroler Xbox, namun memiliki touchpad yang sedikit diputar ke dalam (canted) untuk penggunaan jangka panjang yang lebih nyaman.
Perubahan penting terletak pada penggunaan TMR (Tunneling Magnetoresistance) thumbsticks, jenis sensor magnetik baru yang menjanjikan presisi, keandalan lebih baik, dan ketahanan terhadap masalah stick drift.
Kontroler ini memiliki empat motor haptic HD, termasuk dua motor LRA di trackpad untuk feedback taktil dan dua di grip untuk haptics game termasuk rumble.
Kontroler ini mendukung konektivitas nirkabel 2.4GHz melalui Steam Controller Puck (yang dapat mendukung hingga empat kontroler sekaligus dengan latensi 8ms), Bluetooth, dan USB.
Steam Frame: VR dan Desktop Gaming dalam Satu Headset
Perangkat keras terakhir yang diumumkan adalah headset VR Steam Frame. Headset ini bertujuan memungkinkan pemain memainkan game PC VR dengan controller terlacak, sekaligus mengakses katalog game desktop tradisional secara luas.
Steam Frame mengintegrasikan dua teknologi baru: Foveated Streaming dan SteamOS berbasis ARM.
Foveated Streaming: Menggunakan pelacakan mata (eye tracking) melalui dua kamera internal untuk memprioritaskan bandwidth pada area yang dilihat pengguna secara langsung, menjanjikan kualitas grafis lebih baik pada koneksi bandwidth rendah.
Spesifikasi: Berat inti 185g (total 440g dengan headstrap), menggunakan prosesor Snapdragon 8 Gen 3 ARM64 4nm dengan 16GB LPDDR5X RAM. Layar LCD 2160x2160 per mata, dengan refresh rate 72-144Hz dan Wi-Fi 7.
Permainan non-VR yang dapat dimainkan dengan baik di Steam Frame akan ditandai sebagai 'Frame Verified' di Steam Library, seperti Hades 2 yang berhasil dijalankan pada 1440p dan 90Hz pada headset tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama
-
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch