Suara.com - Berikut adalah perbandingan MediaTek Dimensity 6300 vs Snapdragon 6 Gen 1 yang mungkin sedang membuat Anda bingung.
Snapdragon 6 Gen 1 menjadi salah satu chipset single digit yang cukup ternama di pasaran.
Oleh sebab itu, Mediatek Dimensity melalui 6300 mencoba menyaingi popularitas Snapdragon 6 Gen 1. Namun kemudian, banyak yang mempertanyakan, mana yang lebih baik di antara keduanya.
MediaTek Dimensity 6300 vs Snapdragon 6 Gen 1, Bagus Mana?
MediaTek Dimensity 6300
MediaTek Dimensity 6300 (MT6835T) adalah SoC (system-on-a-chip) berbasis ARM yang diproduksi oleh TSMC menggunakan proses 6 nm.
SoC ini dirancang khusus untuk digunakan pada ponsel pintar Android dan diposisikan di kelas menengah bawah dalam hal performa. SoC ini mendukung semua standar komunikasi seluler terkini, termasuk 5G Sub6.
Dimensity 6300 sangat mirip dengan MediaTek Dimensity 6080 yang lama. CPU ini bekerja dengan total delapan inti, yang terbagi dalam dua klaster.
Klaster pertama memiliki dua inti daya ARM Cortex-A76 dengan kecepatan masing-masing hingga 2,4 GHz, sementara klaster kedua memiliki enam inti hemat energi ARM Cortex-A55 dengan kecepatan masing-masing hingga 2,0 GHz.
Baca Juga: Snapdragon 7s Gen 4 Setara Chipset Apa? Perbandingan Performa CPU dan GPU
RAM LPDDR4x dengan 2.133 MHz dapat digunakan sebagai RAM, dan UFS 2.2 didukung sebagai memori internal.
Dalam hal konektivitas, tersedia 5G ganda (Sub6) dengan kecepatan unduh puncak teoritis hingga 3,3 GBit/s, serta Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.2.
Snapdragon 6 Gen 1
Platform seluler Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 (SM6450) dirancang untuk ponsel pintar dan tablet berbasis Android dan diluncurkan pada September 2022.
SoC (system-on-a-chip) ini berada di kelas entry-level dan didasarkan pada arsitektur ARM v9.
CPU cryo Snapdragon 6 Gen 1 didasarkan pada empat inti kinerja ARM Cortex-A78 dengan frekuensi clock hingga 2,2 GHz dan kluster efisiensi yang terdiri dari empat inti Cortex-A55 dengan frekuensi clock 1,8 GHz.
Adreno 710 digunakan sebagai unit grafis terintegrasi. SoC ini juga mengintegrasikan Spectra ISP (foto 200 MP), pengontrol memori LPDDR 2750 MHz 16-bit dual-channel, modem X62 5G (unduh maks. 2,9 GB/dtk, unggah 1,6 Gbit/dtk), modem Fastconnect 6700 Wi-Fi 6E/Bluetooth 5.2, dan Hexagon.
Apa Perbedaan Mencolok antara MediaTek Dimensity 6300 vs Snapdragon 6 Gen 1?
1. Kecepatan
Dalam hal performa jaringan, kedua chipset dapat dikatakan seimbang karena sama-sama membawa dukungan 5G.
Keduanya memakai modem 5G multi-mode yang sudah terpasang langsung pada chipset serta kompatibel dengan jaringan NR Sub-6 GHz. Jika jaringan 4G atau 3G masih dibutuhkan, keduanya tetap bisa mengaksesnya tanpa kendala.
Snapdragon 6 Gen 1 yang dirilis pada 2022 memakai modem Snapdragon X62. Modem ini menawarkan kecepatan unduh hingga 2900 Mbps dan unggah sekitar 1600 Mbps, angka yang masih sangat layak untuk chipset keluaran lama.
Sebaliknya, Dimensity 6300 mengandalkan modem 5G generasi lebih baru. Kecepatan unduhnya lebih tinggi di sekitar 3300 Mbps, namun kecepatan unggahnya sedikit lebih rendah, yaitu sekitar 1250 Mbps.
Untuk koneksi nirkabel lain, Snapdragon 6 Gen 1 unggul berkat dukungan WiFi 6 yang memiliki latensi rendah dan lebih stabil dibandingkan WiFi 5.
Namun, Dimensity 6300 hadir dengan Bluetooth versi lebih tinggi, yaitu 5.4, sementara Snapdragon masih berada di 5.2.
2. Kemampuan Multimedia
Salah satu kelebihan Snapdragon 6 Gen 1 adalah adanya AI Engine generasi ke-7 yang membantu meningkatkan kemampuan kamera dan video.
Fitur ini memberi fleksibilitas bagi produsen untuk meningkatkan kualitas ponsel yang mereka buat.
Chipset Snapdragon tersebut memungkinkan penggunaan kamera utama hingga 200 MP dan perekaman video maksimal 4K pada 30 FPS. Untuk kelas harganya, spesifikasi ini menjadi daya tarik tersendiri.
Dimensity 6300 meski lebih baru, hanya mendukung kamera utama hingga 108 MP dan perekaman video pada resolusi 2K 30 FPS.
Walaupun begitu, keputusan akhir tetap berada pada produsen ponsel karena harus menyesuaikan konfigurasi kamera dan sistem lainnya.
3. Skor Benchmark
Berdasarkan data dari Nanoreview yang menggunakan nilai rata-rata dari berbagai ponsel, persaingan kedua chipset tergolong ketat.
Setiap skor merupakan hasil pengujian rata-rata, mengingat tiap perangkat memiliki optimalisasi berbeda.
Pada AnTuTu v10, Snapdragon 6 Gen 1 meraih nilai sekitar 563 ribu. Angka ini sekitar 32% lebih tinggi dibandingkan Dimensity 6300 yang berada di kisaran 428 ribu.
Meski begitu, keduanya sudah cukup kuat untuk penggunaan sehari-hari hingga gaming ringan.
Dalam pengujian Geekbench 6, Snapdragon kembali memimpin dengan skor 943 untuk single-core dan 2748 untuk multi-core. Sementara Dimensity 6300 mencatat 782 untuk single-core dan 2012 untuk multi-core.
Tes Compute GPU juga menunjukkan Snapdragon 6 Gen 1 lebih unggul dengan nilai 1729, di atas Dimensity 6300 yang mendapatkan 1466. Selisih ini menggambarkan kemampuan GPU Snapdragon yang lebih matang untuk game modern, pemrosesan grafis 3D, pengeditan video, hingga penggunaan VR atau AR.
Kesimpulan
Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 lebih unggul 36,71% dibandingkan MediaTek Dimensity 6300.
Snapdragon 6 Gen 1 memiliki 8 inti pada 2,2 GHz dan GPU Adreno 653, dibandingkan 8 inti pada 2,4 GHz dengan Mali-G57MC.
Dalam uji Antutu Benchmark, Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 lebih cepat 33,41% dibandingkan MediaTek Dimensity 6300 , dengan skor 500.847 poin vs 375.411 poin.
Dalam uji 3DMark, Snapdragon 6 Gen 1 mencetak 2.211 poin vs 1.180 poin, yang berarti 87,37% lebih tinggi .
Chipset ini memiliki TDP yang setara, yaitu 10W, yang berarti perangkat yang menggunakan CPU ini akan mengalami pemanasan yang sama saat bermain game dan menjalankan tugas kompleks lainnya.
Kecepatan modem internal Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 lebih baik, yaitu 500 Mbps dibandingkan 211 Mbps, sehingga Anda akan mendapatkan layanan internet yang lebih cepat.
Itulah perbandingan MediaTek Dimensity 6300 vs Snapdragon 6 Gen 1.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
Snapdragon 7s Gen 4 Setara Chipset Apa? Perbandingan Performa CPU dan GPU
-
MediaTek Dimensity 7360-Turbo vs Qualcomm Snapdragon 7 Gen 3, Bagus Mana?
-
Unisoc T7250 vs MediaTek Helio G81, Bagus Mana?
-
Kirin 8020 Setara Chipset Apa? Saingan dengan Snapdragon Berapa?
-
MediaTek Dimensity 6400 Setara Chipset Apa? Bersaing dengan Snapdragon Berapa?
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan Serasa Rp3 Jutaan: RAM Besar, Kamera Jempolan
-
OPPO Indonesia Gelar Make Your Moment 2026 di 9 Kota, Ajak Masyarakat Tebar #1Hari1Kebaikan
-
Smartfren Gelar Promo #RamadanNyaman 1447 H, Ada Double Kuota dan Fitur Sisa Kuota Tak Hangus
-
Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan #LebihBaikIndosat Jelang Ramadan 2026, Hadirkan AI Anti-Scam
-
Infinix NOTE 60 Series Resmi Meluncur di Indonesia dengan Snapdragon 7s Gen 4 dan Baterai 6500mAh
-
Desain dan Spesifikasi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max Bocor, Siap Gebrak Kelas Menengah 2026
-
Indosat Prediksi 14 Juta Pelanggan Mudik Lebaran 2026, Trafik Jaringan Diproyeksi Naik 18 Persen
-
25 Kode Redeem FC Mobile 21 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Trik Misi 7 Tackle
-
34 Kode Redeem FF 21 Februari 2026: Klaim Sepatu Jordan dan Incubator Voucher Gratis Hari Ini
-
5 Pilihan HP Kamera Bulat Paling Murah, Hasil Foto Tajam dan Jernih