Suara.com - Golongan darah umumnya terdengar sederhana, yakni A, B, AB, dan O. Masing-masing golongan darah itu bisa positif atau negatif.
Namun di balik sistem yang sudah dikenal banyak orang itu, terdapat kelompok darah yang jauh lebih langka, bahkan hampir tidak pernah muncul di populasi umum.
Jenis darah tersebut dikenal sebagai Rh null, atau lebih populer dengan sebutan "golden blood" karena kelangkaannya dan nilai medis yang sangat tinggi.
Hingga kini, diperkirakan hanya ada sekitar 50 orang di seluruh dunia yang memilikinya.
Mengutip IFL Science (23/9/2022), golongan darah langka ini pertama kali teridentifikasi pada tahun 1961 pada seorang perempuan dari komunitas Aborigin Australia.
Penemuan tersebut mengejutkan komunitas ilmiah karena Rh null tidak memiliki antigen di dalam sistem Rh, sebuah komponen penting dalam struktur sel darah merah.
Walaupun banyak orang mengenal istilah Rh positif atau negatif, kenyataannya terdapat lebih dari 50 antigen berbeda dalam sistem Rh, dan pemilik darah Rh null tidak memiliki satupun di antaranya.
Rh null terjadi akibat mutasi genetik yang bersifat autosom resesif. Artinya, seseorang hanya bisa memiliki darah ini jika menerima dua salinan gen yang sudah bermutasi dari kedua orang tua.
Situasi itu tergolong jarang terjadi, sehingga jumlah individu dengan darah ini sangat terbatas.
Baca Juga: Fakta-fakta Golongan Darah P, Golongan Darah Baru dan Langka Ditemukan di China
Karena sifat uniknya, Rh null dapat digunakan sebagai donor universal bagi orang dengan golongan darah sangat langka yang berkaitan dengan sistem Rh.
Meski terdengar seperti keistimewaan, kondisi ini juga dapat menimbulkan masalah serius. Pemilik darah Rh null hanya dapat menerima transfusi dari donor dengan darah yang sama.
Dengan jumlah pendonor yang sangat sedikit, transfusi darurat menjadi tantangan besar. Karena itu, dokter biasanya menyarankan pemilik darah Rh null untuk menyimpan atau membekukan darah mereka sendiri sebagai langkah antisipasi medis.
Selain berguna untuk transfusi pada pasien langka, darah Rh null memiliki peran penting dalam penelitian.
Darah ini digunakan dalam pengembangan obat imunologi, termasuk terapi untuk Rhesus Disease, sebuah kondisi yang dapat membahayakan janin ketika darah ibu dan bayi tidak kompatibel.
Menurut Laporan IFL Science pada 23 September 2025, para ilmuwan juga menilai Rh null sebagai kunci penting dalam upaya menciptakan darah universal, darah yang aman diberikan kepada siapa pun tanpa memicu reaksi imun. Bila hal itu berhasil, prosedur transfusi dapat berubah drastis dan menjadi jauh lebih aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Lakukan Pemeriksaan Ini
-
2026 Siap Ganti HP? Ini 5 HP Terbaru Harga Rp2 Jutaan, Layar AMOLED Baterai Jumbo
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA