Mauricio Ariel Rostagno, koordinator studi sekaligus pengembang Path2Green, mengatakan proses tersebut berpotensi diterapkan pada koperasi atau usaha kecil yang berfokus pada kakao dan madu lokal.
Menurutnya, teknologi sederhana seperti perangkat ultrasonik dapat membantu pelaku usaha menghasilkan produk bernilai tinggi, termasuk untuk kebutuhan kuliner premium.
UNICAMP melalui agensi inovasinya, INOVA, kini tengah mencari mitra untuk mengomersialkan proses yang telah dipatenkan ini.
Selain ekstraksi, tim juga menilai apakah gelombang ultrasonik dapat mengurangi jumlah mikroba alami dalam madu lebah tanpa sengat.
Madu jenis ini biasanya perlu disimpan dalam lemari pendingin atau dipasteurisasi karena kadar airnya yang tinggi membuatnya kurang stabil.
Rostagno menjelaskan bahwa paparan ultrasound kemungkinan dapat mengurangi mikroba tersebut sehingga memperpanjang umur simpan tanpa memerlukan banyak perlakuan tambahan. Penelitian lanjutan tentang topik ini sedang disiapkan.
Produk madu rasa cokelat ini berpotensi digunakan langsung sebagai olesan atau campuran makanan, serta menjadi bahan dasar minuman seperti kopi dan cokelat panas.
Kandungan senyawa bioaktif di dalamnya juga membuka peluang untuk dikembangkan sebagai bahan kosmetik. Fenolik dan theobromine diketahui memiliki manfaat antioksidan, sementara madu sendiri bersifat humektan yang bagus untuk kelembutan kulit.
Tak hanya itu, penggunaan madu lebah tanpa sengat juga memberi manfaat ekologis. Setiap jenis lebah menghasilkan madu dengan ciri khas tersendiri, dipengaruhi oleh flora lokal.
Baca Juga: Pengusaha Kakao Lokal Minta Insentif ke Pemerintah, Suku Bunga Bisa Tembus 12%
Jika proses produksi madu cokelat ini dikembangkan lebih luas, setiap daerah dapat memiliki varian unik yang mencerminkan biodiversitas setempat.
Pendekatan ini sejalan dengan visi bioekonomi Brasil yang mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Dengan proses lisensi yang tengah berjalan serta uji stabilitas dan sensori yang segera dilakukan, para ilmuwan melihat inovasi ini bukan sebagai satu produk tunggal, tetapi sebagai platform teknologi yang dapat diterapkan pada berbagai bahan lainnya.
Dengan metode ultrasonik yang sama, senyawa bioaktif dari tanaman lain berpotensi diekstrak ke dalam madu untuk menciptakan produk-produk baru bagi dunia kuliner dan kosmetik.
Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal ACS Sustainable Chemistry & Engineering dan dinilai sebagai langkah penting dalam menciptakan produk pangan berkelanjutan yang menggabungkan teknologi modern dengan bahan baku lokal.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
-
Pengusaha Kakao Lokal Minta Insentif ke Pemerintah, Suku Bunga Bisa Tembus 12%
-
Gaji Petani Kakao Indonesia Bisa Tembus Rp 10 Juta per Bulan, Ini Rahasianya
-
5 Parfum Aroma Cokelat di Indomaret yang Wangi dan Terjangkau
-
Kenapa Tidak Banyak Orang Kidal? Ini Alasannya menurut Penelitian
-
Melihat Pro Kontra Kemenangan Lagu Garam dan Madu di AMI Awards 2025
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang