BPJS juga menyediakan layanan WA resmi di nomor 0813-8007-0175 yang bisa digunakan untuk pengecekan data.
Caranya:
- Simpan nomor resmi tersebut.
- Kirim pesan, misalnya:
- “Halo, saya ingin mengecek status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.”
Petugas akan meminta data untuk verifikasi, seperti: Nama lengkap, NIK, Nomor KPJ (jika ada), Tanggal lahir - Setelah itu, petugas akan mengirimkan informasi status kepesertaan.
4. Melalui Call Center 175
Peserta juga bisa mengetahui status BPJS dengan menghubungi call center nasional 175.
Langkahnya:
- Telepon nomor 175 melalui HP atau telepon rumah.
- Ikuti instruksi layanan hingga terhubung dengan operator.
- Sampaikan permintaan untuk pengecekan kepesertaan.
- Siapkan data pribadi untuk verifikasi.
- Metode ini cocok untuk kamu yang ingin penjelasan langsung dari petugas.
5. Mengecek Langsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan
Jika ingin memastikan hasil pengecekan secara langsung, kamu bisa datang ke kantor cabang terdekat.
Bawa dokumen seperti: KTP, KPJ, Slip gaji atau surat keterangan kerja (jika diminta)
Petugas akan melakukan pengecekan melalui sistem dan memberikan informasi lengkap mengenai kepesertaan serta data perusahaan.
Baca Juga: Bolehkah JHT diklaim Segera Setelah Resign? Di Atas 15 Juta, Ada Aturan Khusus
6. Mengecek Melalui HRD atau Bagian Payroll
Khusus untuk pekerja aktif, cara tercepat adalah bertanya langsung ke HRD. Bagian HRD biasanya memegang data iuran BPJS Ketenagakerjaan dan bisa memastikan apakah statusmu aktif.
Bagi yang baru pindah perusahaan, penting untuk memastikan data kepesertaan lama sudah dinonaktifkan dan perusahaan baru sudah mendaftarkan kamu sebagai peserta aktif.
Hal ini berguna agar tidak terjadi duplikasi data atau kendala saat pengajuan JHT.
Itulah beberapa cara mengecek BPJS Ketenagakerjaan aktif atau tidak yang bisa Anda lakukan.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif
-
Samsung Pamerkan Masa Depan TV Berbasis AI di CES 2026, Siap Ubah Cara Orang Menonton
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Januari 2026, Klaim Pemain 115 dan Belasan Ribu Gems
-
Kreator Digital Butuh Kecepatan Tinggi, Ini Solusi Penyimpanan untuk Konten 4K hingga 8K
-
4 HP Asus RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Performa Cepat Mulai Rp5 Jutaan
-
Moto Pad 60 Pro vs Huawei Matepad 12X 2026 Mana Paling Worth It? Selisih Rp4 Juta, Spek Beda Tipis