- Albiriox adalah malware Android canggih yang memungkinkan pelaku mengendalikan perangkat korban.
- Malware ini bisa melewati 2FA dan menguras rekening tanpa perlu password.
- Lindungi diri dengan tidak mengklik tautan mencurigakan, jangan aktifkan "Install Unknown Apps" dan unduh aplikasi hanya dari Google Play Store.
Suara.com - Belum lama ini, muncul keluarga malware Android baru bernama Albiriox yang mampu melakukan remote access canggih sebagai Malware-as-a-Service (MaaS).
Malware ini memungkinkan pelaku kejahatan untuk mengendalikan perangkat korban secara penuh dan bahkan menguras isi rekening tanpa membutuhkan password.
Apa Itu Malware Albiriox?
Melansir dari laman Cyber Security News, Albiriox pertama kali muncul pada September 2025 di forum underground khusus dan pada Oktober sudah menjadi layanan komersial publik.
Malware ini diyakini dikelola oleh pelaku berbahasa Rusia dan ditawarkan dengan model berlangganan sekitar USD 650 per bulan untuk mengakses seluruh toolkit kriminalnya.
Berbeda dari seperti credential stealers biasa, Albiriox memungkinkan interaksi real-time dengan perangkat korban.
Menggunakan modul Virtual Network Computing (VNC), malware ini menampilkan layar korban langsung ke pelaku, memungkinkan mereka melakukan penipuan perbankan seolah-olah sedang memegang perangkat secara langsung.
Bahkan protokol keamanan seperti device fingerprinting dan two-factor authentication (2FA) bisa dilewati.
Cara Infeksi Albiriox
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Android Mulai Rp 2 Jutaan Cocok untuk Live TikTok dan Anti-Lag
Masih melansir dari laman yang sama, distribusi Albiriox menggunakan rantai infeksi yang dirancang untuk menghindari deteksi, antara lain sebagai berikut.
- Social Engineering: Korban menerima SMS atau pesan WhatsApp berisi tautan singkat yang menjanjikan diskon atau hadiah, mengarahkan mereka ke halaman Google Play palsu.
- Dropper Installation: Pengguna mengunduh aplikasi dropper palsu, misalnya versi palsu aplikasi "Penny Market".
- Payload Delivery: Setelah terpasang, dropper meminta izin "Install Unknown Apps" untuk mengunduh payload Albiriox dari server command-and-control (C2).
Versi terbaru malware ini bahkan memanfaatkan lure via WhatsApp yang meminta nomor telepon korban untuk menerima tautan unduhan, sehingga target dapat disaring berdasarkan lokasi, seperti Austria.
Fitur dan Target Albiriox
Albiriox dirancang untuk stealth dan kontrol penuh. Malware ini menggunakan layanan pihak ketiga bernama Golden Crypt agar dapat sepenuhnya undetectable oleh antivirus statis.
Setelah aktif, Albiriox memanfaatkan Accessibility Services untuk melakukan overlay attack dan keylogging.
Malware ini memiliki daftar target lebih dari 400 aplikasi, termasuk aplikasi perbankan tradisional, dompet kripto, dan penyedia pembayaran global.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi HP Android Mirip iPhone 17: Spek Gahar, Baterai Lebih Awet
-
Perplexity Luncurkan Browser AI Comet untuk Pengguna Android
-
Wobble Jadi Merek Anyar Android, HP Pertamanya Pakai Dimensity 7400
-
5 Fakta Google Aluminium OS: Akankah Jadi Lawan Setara Microsoft Windows?
-
3 Rekomendasi Tablet Android Setara iPad untuk Kerja, Desain dan Hiburan
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Terpopuler: Cara Dapat THR FF Total Rp6 Miliar, Xiaomi Siapkan Pesaing MacBook
-
5 Pilihan Tablet Samsung Termurah di Maret 2026 untuk Kerja dan Produktivitas
-
4 Rekomendasi HP Harga Rp3 Jutaan, Layak Beli Jelang Lebaran
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026, Klaim Pemain Acak dan 10.000 Gems
-
Duel Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra VS iPhone 17 Pro Max, Mana yang Terbaik?
-
Final Fantasy VII Remake Part 3 Siap Hadir dengan Mekanisme Gameplay Baru
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Lebar dan RAM 8 GB, Puas buat Nonton Drakor
-
10 Skenario Perang AS-Arab Saudi-Israel vs Iran Versi Profesor Jiang, Amerika Kalah?
-
Xiaomi Siapkan Laptop Pesaing MacBook 2026: Bodi Tipis dengan Intel Core Ultra
-
Developer Call of Duty Hampir Angkat Cerita Iran Serang Israel, tapi Dibatalkan