- IO Interactive menunda perilisan game James Bond '007 First Light' dari Q1 2026 menjadi 27 Mei tahun depan.
- Penundaan ini bertujuan untuk memastikan kualitas game memenuhi ekspektasi penggemar.
- CEO Hakan Abrak menyatakan butuh waktu tambahan untuk memoles penyempurnaan detail permainan.
Suara.com - Game James Bond '007 First Light' menarik perhatian penggemar setelah sempat muncul pada The Game Awards beberapa waktu lalu.
Sang penerbit, IO Interactive, baru saja memberikan kabar kurang menggembirakan mengingat peluncuran game James Bond harus ditunda.
Awalnya dijadwalkan pada Q1 2026, perilisan 007 First Light sekarang mundur hingga 27 Mei tahun depan.
Penundaan ini diumumkan untuk memastikan kualitas game dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar James Bond.
Keputusan turut menunjukkan komitmen developer untuk memoles produknya hingga sempurna sebelum dilepas ke pasar.
Dalam pernyataan resminya, CEO IO Interactive Hakan Abrak menjelaskan alasan di balik keputusan berat perusahaan.
"007 First Light adalah proyek kami yang paling ambisius hingga saat ini, dan tim telah sepenuhnya fokus untuk menghadirkan pengalaman James Bond yang tak terlupakan, menggabungkan aksi yang mendebarkan, perjalanan keliling dunia, spionase, gadget, kejar-kejaran mobil, dan banyak lagi," tulisnya.
Abrak menambahkan bahwa sebagai developer independen, keputusan penundaan diambil agar mereka dapat menyajikan kualitas terbaik sejak hari pertama.
Ini adalah langkah yang patut diapresiasi di industri di mana banyak game dirilis terburu-buru dengan banyak masalah teknis.
Baca Juga: Digarap Studio MADHOUSE, Manga Psikologis LIAR GAME Dapat Adaptasi Anime
Pihak studio juga meyakinkan para penggemar bahwa progres pengembangan berjalan sangat baik.
"Pengembangan game berjalan dengan baik dan sepenuhnya dapat dimainkan dari awal hingga akhir, jadi tambahan dua bulan ini akan memungkinkan kami untuk lebih memoles dan menyempurnakan pengalaman bermain, memastikan kami menghadirkan versi terbaik saat peluncuran," tambah petinggi CEO IO Interactive dikutip dari EuroGamer.
Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran bahwa proyek game mengalami kendala besar.
Sebaliknya, waktu ekstra akan dimanfaatkan untuk penyempurnaan detail, memastikan setiap aspek dari game James Bond, mulai dari mekanisme stealth hingga pertempuran, terasa memuaskan dan imersif.
Antusiasme terhadap game sendiri tetap membara, terutama setelah pengungkapan mengejutkan di The Game Awards yang menampilkan musisi dan aktor Lenny Kravitz sebagai penjahat utama.
Alex Donaldson, seorang jurnalis game, bahkan menggambarkannya sebagai "jauh lebih dari Hitman" dan berpotensi menjadi "video game komposit terbaik" setelah melihatnya beraksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung