- PT Telkom Indonesia berkolaborasi dengan Palo Alto Networks mengadakan kelas daring Digistar untuk 155 peserta mengenai keamanan siber.
- Kelas khusus ini memberikan pemahaman dasar, tantangan industri, dan jalur karier keamanan siber berbasis standar praktik global.
- Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan talenta digital muda menghadapi kebutuhan strategis keamanan siber di era transformasi digital.
Suara.com - Komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam mencetak talenta digital berdaya saing global kembali ditegaskan melalui kolaborasi strategis dengan Palo Alto Networks.
Lewat program Digistar, Telkom menggelar Digistar Special Class: Breaking In – Your First Look Into Cyber Security, sebuah kelas khusus yang membuka wawasan generasi muda terhadap dunia keamanan siber.
Diselenggarakan secara daring, kegiatan ini diikuti oleh 155 mahasiswa dan fresh graduate dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini tak sekadar menjadi ajang pengenalan, tetapi juga dirancang sebagai fondasi awal kesiapan karier di bidang cyber security yang kian krusial di era digital.
Melalui kelas ini, peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mulai dari dasar-dasar keamanan siber, dinamika dan tantangan industri global, hingga beragam jalur karier profesional yang dapat ditempuh.
Kolaborasi dengan Palo Alto Networks memastikan materi yang disampaikan selaras dengan kebutuhan industri, berbasis praktik terbaik global, serta relevan dengan perkembangan teknologi terkini.
Wawasan mendalam disampaikan langsung oleh Arthur Siahaan, Manager Solutions Consulting Palo Alto Networks, bersama Erosagon Lesmana, Solutions Consultant Palo Alto Networks.
Keduanya mengulas lanskap ancaman siber terkini serta menekankan peran strategis keamanan siber dalam menjaga ketahanan bisnis dan layanan digital.
Arthur Siahaan menegaskan bahwa cyber security merupakan salah satu bidang dengan pertumbuhan karier paling menjanjikan.
Baca Juga: TelkomGroup Percepat Pemulihan Jaringan Pascabanjir Aceh, Teknisi Tembus Lumpur Demi Jaga Jaringan
“Industri teknologi, khususnya cyber security, menawarkan peluang karier yang sangat besar bagi generasi muda,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (3/1/2026).
Ia menambahkan, Digistar Special Class ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk lebih dekat dengan dunia IT.
“Dengan mengikuti kelas ini, peserta sesungguhnya sedang berinvestasi pada masa depan karier mereka, membuka perspektif baru, memahami kebutuhan industri, dan mendekatkan diri pada jalur karier yang sesuai dengan potensi masing-masing,” ungkap Arthur.
Kelas ini turut diikuti oleh para mentee Digistar Class Intern serta anggota Digistar Club, komunitas resmi Telkom bagi mahasiswa dan fresh graduate.
Melalui Digistar Class Cyber Security, Telkom membuka akses pembelajaran awal yang strategis agar generasi muda memahami peran vital keamanan siber di tengah percepatan transformasi digital dan meningkatnya kompleksitas ancaman teknologi lintas industri.
Sejalan dengan itu, VP HC Culture & Industrial Relations Telkom, Iwan Setiawan, menekankan bahwa literasi dan kompetensi keamanan siber kini menjadi kebutuhan strategis.
“Keamanan siber bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan kebutuhan strategis bagi keberlangsungan organisasi dan ekosistem digital,” tegasnya.
Menurut Iwan, Digistar Special Class Cyber Security menjadi ruang pembelajaran yang relevan dengan realitas industri sekaligus mendorong kesiapan talenta muda menghadapi dunia kerja.
“Kolaborasi dengan Palo Alto Networks merupakan wujud komitmen Digistar dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, berstandar global, dan berorientasi pada kesiapan karier,” katanya.
Urgensi penguatan kompetensi cyber security ini sejalan dengan tren global. Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum mencatat bahwa keterampilan teknologi, termasuk networks and cybersecurity, diproyeksikan menjadi tiga besar keterampilan dengan pertumbuhan tercepat hingga 2030.
Hal ini seiring meningkatnya digitalisasi dan kompleksitas tantangan teknologi di berbagai sektor.
Berita Terkait
-
Kabar Baik dari Sumatra: Pemerintah Optimis Telekomunikasi Kembali Normal dalam 5 Hari ke Depan
-
Bos Telkom Buka Suara soal Merger GoTo dan Grab
-
Telkom Siapkan Anak Usaha Terbarunya infraNexia, Targetkan Selesai pada 2026
-
Literasi Digital dari Berjenjang Bisa Bantu Antisipasi Ancaman Siber
-
Google Bantu Startup Antisipasi Ancaman Siber
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
32 Kode Redeem FC Mobile 17 Februari 2026: Serba Angka 8 dan Klaim Pemain 117
-
HP 5G yang Bagus Merek Apa? Cek Rekomendasinya Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Rekomendasi HP Memori 512 GB Termurah di 2026: Lega buat Simpan Ribuan Data
-
Game Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Resmi Rilis ke Konsol dan PC
-
50 Kode Redeem FF dan Bocoran Event Ramadan 17 Februari 2026: Klaim Bundle Gratis dan Voucher Trogon
-
5 HP Murah dengan Slot MicroSD hingga 2TB dan Internal 256 GB, Penyimpanan Super Lega
-
7 HP Android Terkencang AnTuTu 2026 yang Dipasarkan di Indonesia, Performa Gahar!
-
10 Cara Buka Keberuntungan di Tahun Baru Imlek di WhatsApp: Fitur Canggih Bikin Hidup Hoki dan Aman
-
5 HP dengan Fitur Live Photo Rp1 Jutaan Terbaik
-
Pascamerger XLSMART Tembus 73 Juta Pelanggan: Trafik Data Meledak 38%, Siap Kuasai Era 5G Nasional