- Oppo meluncurkan Oppo Watch S, sebuah *smartwatch* dengan desain ultra ramping, layar AMOLED 3.000 nits, dan bodi *stainless steel*.
- Perangkat ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga, dilengkapi GPS *dual-band*, dan fitur analisis lari profesional.
- Watch S memiliki sensor kesehatan canggih termasuk ECG, analisis tidur, dan mampu bertahan baterai hingga 10 hari.
Suara.com - Oppo kembali memperkuat ekosistem wearable-nya lewat peluncuran Oppo Watch S, smartwatch anyar yang menggabungkan desain ultra ramping, fitur kebugaran lengkap, serta analisis kesehatan kelas flagship dalam satu perangkat ringkas.
Ttampilan elegan dan kemampuan pemantauan 24 jam, Oppo Watch S diposisikan sebagai pendamping ideal untuk gaya hidup aktif sekaligus modern.
Mengusung bodi stainless steel yang tipis dan ringan, Oppo Watch S dirancang untuk kenyamanan penggunaan sepanjang hari, mulai dari berolahraga, bekerja, hingga beristirahat.
Tak hanya mengandalkan desain, jam pintar ini juga dibekali layar AMOLED super terang hingga 3.000 nits, menjadikannya mudah dibaca di bawah sinar matahari sekalipun.
Desain Tipis, Nyaman, dan Tetap Premium
Salah satu daya tarik utama Oppo Watch S terletak pada desainnya. Berkat optimalisasi tata letak komponen internal, jam ini memiliki ketebalan hanya 8,9 mm dengan bobot sekitar 35 gram.
Kombinasi tersebut membuatnya hampir tak terasa di pergelangan tangan, bahkan saat digunakan dalam waktu lama.
Oppo turut menghadirkan dua opsi strap untuk menunjang kenyamanan dan gaya. Varian Silver Gleam dibekali strap nylon woven yang ringan, breathable, dan antibakteri yang ideal bagi pengguna aktif yang tetap ingin tampil stylish.
Perpaduan warna kuning dan hijau kontras pada strap berpadu harmonis dengan casing perak, menciptakan kesan dinamis.
Baca Juga: 7 Smartwach Murah Alternatif Xiaomi, Fungsional dan Awet Mulai Rp100 Ribuan
Sementara itu, varian Phantom Black hadir dengan strap fluoroelastomer hitam yang dirancang ergonomis mengikuti kontur pergelangan tangan, memberikan sensasi lembut dan stabil untuk pemakaian sehari-hari.
Untuk personalisasi, Oppo Watch S menawarkan lebih dari 350 watch face yang dapat disesuaikan dengan gaya, suasana hati, hingga outfit.
Semua tampilan ini dipoles oleh layar AMOLED 1,46 inci dengan rasio layar ke bodi 75 persen dan bezel tipis 2,8 mm, menghadirkan pengalaman visual yang imersif tanpa mengorbankan kenyamanan.
Pelacakan Olahraga Presisi untuk Gaya Hidup Aktif
Tak hanya soal penampilan, Oppo Watch S juga dirancang sebagai partner kebugaran yang serius. Smartwatch ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk pelacakan lanjutan untuk 12 aktivitas populer seperti lari, badminton, tenis, hingga renang.
Khusus untuk lari, Oppo Watch S dibekali dual-band GPS setara smartwatch flagship, memastikan akurasi lokasi tetap terjaga bahkan di area dengan sinyal menantang.
Beragam mode lari tersedia, mulai dari outdoor, indoor, hingga fat burn run, lengkap dengan pemantauan waktu, kalori, dan detak jantung.
Lebih jauh, Oppo Watch S mampu mencatat metrik lari profesional seperti ground contact time (GCT), vertical oscillation, dan lactate threshold heart rate (LTHR).
Data ini membantu pengguna memperbaiki postur, mengurangi risiko cedera, serta mengatur intensitas latihan secara lebih ilmiah.
Fitur Heart Rate Broadcast juga memungkinkan data detak jantung ditampilkan secara real-time ke perangkat eksternal seperti treadmill atau sepeda statis, sehingga pengguna dapat fokus berolahraga tanpa harus terus menatap layar jam.
Analisis Kesehatan Kelas Flagship, Aktif 24 Jam
Oppo Watch S membawa standar baru di kelasnya lewat rangkaian sensor canggih, mulai dari sensor detak jantung 8-channel, sensor oksigen darah 16-channel, sensor suhu pergelangan tangan, hingga elektroda khusus untuk mendukung fitur ECG.
Seluruh sensor ini terintegrasi dalam fitur andalan 60s Wellness Overview. Hanya dengan satu sentuhan dan waktu satu menit, pengguna dapat memperoleh ringkasan dari 10 indikator kesehatan penting, termasuk ECG, detak jantung, SpO, skor tidur, serta tingkat stres fisik dan mental.
Fitur ECG sendiri biasanya hanya ditemukan di smartwatch kelas atas. Oppo Watch S mampu mendeteksi sinus rhythm, atrial fibrillation, hingga detak jantung yang terlalu tinggi atau rendah, memberikan peringatan dini serta data yang dapat digunakan saat konsultasi medis.
Di sisi lain, Sleep Health Analysis memantau kualitas tidur secara menyeluruh, mencakup detak jantung saat tidur, laju pernapasan, fase deep sleep, hingga perubahan indikator fisik bahkan saat tidur singkat selama 20 menit.
Dari data tersebut, pengguna akan menerima laporan tidur personal untuk memahami dan memperbaiki pola istirahat mereka.
Konektivitas Fleksibel dan Daya Tahan Andal
Oppo Watch S mendukung konektivitas dengan perangkat Android dan iOS, serta dapat dipasangkan dengan dua smartphone sekaligus.
Fitur dual-connection ini memungkinkan pengguna menerima panggilan dan notifikasi dari kedua perangkat secara bersamaan, yang menjadi sebuah keunggulan yang jarang ditemukan di kelasnya.
Terhubung dengan ponsel utama, jam ini juga memungkinkan sinkronisasi kontak, panggilan cepat, hingga kontrol kamera jarak jauh langsung dari pergelangan tangan.
Meski tampil ramping, Oppo Watch S tetap tangguh. Baterai 330 mAh mampu bertahan hingga 10 hari pemakaian, sementara pengisian cepat selama 10 menit cukup untuk penggunaan satu hari penuh.
Dari sisi ketahanan, jam ini dilindungi kaca lengkung 2.5D dengan tepi tahan benturan, bodi stainless steel antikarat, serta sertifikasi IP68 dan 5ATM, sehingga aman digunakan untuk berenang, snorkeling, dan aktivitas air lainnya.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Oppo Watch S kini telah tersedia secara resmi di Indonesia dengan harga Rp2.999.000 untuk varian Black dan Rp3.099.000 untuk varian Silver.
Oppo juga menawarkan Bundling Special Oppo Techlife Watch Strap dengan harga tambahan hanya Rp99.000.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Update Kode Redeem FC Mobile Terbaru, HP Lipat Oppo Find N6 Siap Debut?
-
Oppo Find N6 Siap Debut, Jadi HP Lipat Pertama 2026?
-
Penantang Galaxy Z Fold 8 Siap Hadir, Honor Magic V6 Bawa Baterai Raksasa dan Teknologi AI Baru
-
Terpopuler: HP Baterai 6500 mAh mulai Rp1 Juta, Smartwatch Spek Militer Canggih
-
3 Smartwatch Spek Militer Terbaik 2026, Sekuat Tank dan Canggih Mulai Rp 600 Ribu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
Kenaikan Harga Chip Memori Uji Ketahanan Pasar Smartphone di 2026, Merek Mana yang Mampu Bertahan?
-
Nioh 3 Siap Rilis Bulan Ini, Kemungkinan Tak Eksklusif PS5 dan PC
-
7 Smartwach Murah Alternatif Xiaomi, Fungsional dan Awet Mulai Rp100 Ribuan
-
7 HP Oppo Rp2 Jutaan yang Paling Layak Beli di 2026, Performa Jempolan
-
68 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 3 Februari: Klaim Green Flame Draco dan Arrival Animation
-
41 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026: Raih Icon 115-117 dan Draf Voucher
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Baterai Jumbo: Jadi Barang Buruan di Tahun 2026
-
Bikin Kota Lebih Estetik! Cara Meningkatkan Grafis TheoTown Jadi Lebih Realistis
-
6 Game Modifikasi Mobil Terbaik: Restorasi Klasik hingga Supercar Mewah!