- Dokumen Epstein Files rilis Januari 2026 mengungkap jaringan global Jeffrey Epstein.
- Nama Jokowi dan Sri Mulyani muncul dalam dokumen laporan investasi JP Morgan.
- Keterlibatan tokoh Indonesia murni terkait informasi pasar saham dan analisis ekonomi.
Epstein Files memuat banyak informasi, tak hanya soal tindak kejahatan Jeffrey Epstein.
Itu memuat catatan hukum dari proses pidana dan gugatan perdata, laporan saksi serta korban, hingga pengelolaan uang terkait investasi.
Tak hanya Jokowi dan Sri Mulyani, beberapa tokoh lain juga disebut yaitu Hary Tanoesoedibjo, Eka Tjipta Widjaja, hingga Prabowo (disebut satu kali pada EFTA01978403).
Jokowi dan Sri Mulyani disebut pada Epstein Files disinyalir terkait konteks 'pantauan' perencanaan investasi.
Mantan Presiden RI dan mantan Menkeu tersebut ada pada file dengan nama "JP Morgan 'Global Asset Allocation'" tanggal 25 Juli 2014.
Dokumen turut menyebutkan detail FOMC, US Bond, hingga perkiraan (Forecast) mengenai saham apakah Bearish atau Bullish.
"Di pasar negara berkembang, peristiwa politik penting adalah pemilihan presiden di Indonesia. Minggu ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Widodo sebagai pemenang dengan selisih suara yang cukup besar. Meskipun calon presiden Prabowo kemungkinan akan menggugat hasil ini, para ahli strategi kami menolak intervensi konstitusional apa pun (ASEAN Equity Strategy, A. Srinath dkk., 13 Juli). Kami tetap optimistis terhadap prospek peningkatan tata kelola pemerintahan dan reformasi struktural yang seharusnya memberikan dorongan siklus bagi pasar saham Indonesia setelah pemerintah terbentuk (lihat Indonesia, Sin Beng Ong, 22 Juli)," bunyi dokumen Epstein.
Perlu diketahui, Epstein yang dicurigai sebagai 'mata-mata' hingga 'bankir' mempunyai koneksi luas.
JPMorgan Chase memproses transaksi bernilai lebih dari 1 miliar dolar AS (lebih dari Rp16 triliun) terkait Jeffrey Epstein selama belasan tahun.
Baca Juga: Dokumen Jeffrey Epstein Sebut Nama Donald Trump dan Bill Clinton, Apa Kasusnya?
Tokoh-tokoh internasional muncul pada Epstein Files diprediksi terkait arah investasi jejaring Epstein. Mereka hanya tercantum untuk informasi global dan kemungkinan tak terkait kasus kejahatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak