Suara.com - Televisi pintar alias smart TV ternyata bisa beroperasi tanpa koneksi wifi. Smart TV termurah sekalipun menawarkan siaran tanpa wifi dengan berbagai fitur. Layarnya juga tetap cerah merona tanpa harus pakai settingan tambahan.
Adapun untuk bisa beroperasi tanpa wifi, smart TV bisa disambungkan tanpa set top box untuk menangkap siaran TV digital DVB-T2 dan menikmati siaran dari stasiun televisi nasional.
Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur HDMI dan USB untuk disambungkan ke pemutar video maupun konsol gim.
Fitur tanpa wifi ini tentu cocok bagi mereka yang tinggal di kos atau untuk hotel skala kecil yang koneksi wifi terkadang bermasalah atau punya bandwith terbatas.
Berikut smart TV 32 inch murah yang menawarkan koneksi siaran baik wifi maupun non-wifi.
Xiaomi TV A Pro 32 2026 (QLED)
Televisi ini menjadi primadona bagi yang mencari kualitas layar premium di ukuran yang ringkas.
Keunggulan utamanya adalah penggunaan panel QLED yang jarang ditemukan pada TV ukuran 32 inci.
Teknologi ini membuat reproduksi warna jauh lebih akurat, cerah, dan hidup dibandingkan layar LED standar.
Adapun dari sisi konektivitas, TV ini sudah menggunakan sistem Google TV, sehingga navigasi mencari film di Netflix atau video di YouTube terasa sangat mulus.
Baca Juga: TV OLED dengan Dukungan NVIDIA G-SYNC, Hadirkan Pengalaman Main Game Tanpa Lag
Dukungan wifi dual-band memastikan streaming berjalan tanpa kendala buffering.
Selain itu, TV ini sudah mendukung siaran TV Digital (DVB-T2), jadi tidak perlu lagi membeli set top box tambahan untuk menonton siaran lokal dengan kualitas gambar yang jernih tanpa semut.
Estimasi Harga: Rp2.069.000 – Rp2.300.000
Coocaa 32S3U (Coolita OS)
Coocaa dikenal sebagai merek yang berani memberikan spesifikasi tinggi dengan harga miring.
Seri 32S3U ini menggunakan sistem operasi Coolita OS yang berbasis Linux, yang dirancang sangat ringan sehingga proses membuka aplikasi seperti YouTube atau menavigasi menu terasa sangat cepat dan jarang mengalami kendala lag.
Keunggulannya ada pada fitur Eye Care, yaitu teknologi yang mampu mengurangi emisi cahaya biru sehingga mata tidak cepat lelah saat menonton dalam waktu lama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan