- Exclude Bansos berarti status penerima dicoret dari daftar bantuan sosial pemerintah.
- Penyebab utama meliputi peningkatan ekonomi, aset mewah, hingga indikasi judi online.
- Masyarakat dapat melakukan sanggahan melalui petugas SIKS-NG di desa atau kelurahan.
Perlu diketahui, aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) sudah memuat data mutakhir terkait penerima bantuan.
Variasi Exclude Bansos
Seseorang bisa menerima Exclude saja atau Exclude dengan keterangan khusus.
Beberapa notifikasi seperti Exclude, Exclude (hasil pembaruan peringkat kesejahteraan), Exclude (terindikasi terlibat judi online berdasarkan data PPATK), dan Exclude (bansos tidak dipergunakan sesuai peruntukannya).
Mengutip kanal YouTube Pendamping Sosial, istilah 'Exclude Bansos' merujuk pada status di mana seseorang atau keluarga dikeluarkan dari daftar penerima bantuan sosial (seperti PKH, BPNT, atau PBI-JK) karena dianggap sudah tidak memenuhi kriteria penerima.
Dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), status biasanya muncul setelah proses pemutakhiran data yang dilakukan oleh pemerintah daerah atau melalui verifikasi otomatis sistem.
Penyebab Exclude Bansos
Otoritas setempat menilai seseorang masuk 'Exclude Bansos' apabila menilai kondisi sudah berubah, termasuk peningkatan ekonomi. Beberapa penyebab Exclude Bansos mencakup:
- Peningkatan Kemandirian Ekonomi: Penghasilan dianggap sudah di atas ambang batas, atau ada anggota keluarga yang terdeteksi sebagai ASN, TNI, Polri, maupun karyawan dengan gaji standar UMP.
- Kepemilikan Aset: Terdeteksi memiliki kendaraan bermotor mahal (melalui data Samsat) atau memiliki usaha berskala besar.
- Kendala Administrasi: Adanya ketidaksesuaian data NIK, data ganda, atau informasi di KTP/KK yang tidak sinkron dengan basis data Kemensos.
- Dinamika Kependudukan & Sosial: Berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes), Anda dinilai sudah mampu, telah pindah domisili, atau sudah meninggal dunia namun datanya belum diperbarui.
Langkah Reaktivasi Bantuan serta Penyanggahan Agar Bantuan Cair Kembali
Baca Juga: Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
Proses agar bantuan sosial (bansos) bisa cair kembali bagi mereka yang statusnya terhenti atau ditandai sebagai "Exclude" di sistem, disebut dengan proses Reaktivasi atau Klarifikasi. Berikut penjelasan proses Reaktivasi:
1. Memastikan Status Melalui Petugas
Masyarakat tidak bisa mengecek alasan detail "Exclude" melalui aplikasi publik (Aplikasi Cek Bansos). Anda harus mendatangi petugas yang memiliki akses ke aplikasi SIKS-NG, yaitu:
Pendamping Sosial (misal pendamping PKH) atau Petugas SIKS-NG di kantor Desa atau Kelurahan setempat, Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
2. Melakukan Konsultasi dan Pengajuan
Jika setelah dicek Anda tergolong "Exclude" (misal karena terindikasi judi online, salah data pekerjaan, atau saldo dianggap besar), namun Anda merasa data tersebut tidak benar/salah, Anda bisa mengajukan keberatan kepada Pendamping Sosial atau petugas tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
-
Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral
-
iPhone Update iOS 26.5, Apa Saja Fitur Terbaru yang Bisa Kamu Nikmati?
-
5 Tablet Midrange Snapdragon Paling Murah, Performa Andal untuk Kerja dan Hiburan
-
Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Refresh Rate 144Hz dan Dolby Atmos
-
iQOO 15T Rilis Minggu Depan: HP Pertama dengan Chip MediaTek 'Edisi Monster', Spek Dewa!
-
Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini
-
10 HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang 2026, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta
-
Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic