- Nintendo Switch 2 yang meluncur 2025 berpotensi mengalami kenaikan harga pada 2026 akibat krisis pasokan RAM global.
- Krisis pasokan DRAM dipicu investasi besar industri kecerdasan buatan (AI) oleh perusahaan teknologi besar dunia.
- Produsen seperti Nintendo kini harus bersaing mendapatkan sisa kapasitas memori, berbeda dengan peluncuran awal Switch 2.
Nintendo pun bukan satu-satunya yang terdampak. Sony dikabarkan mempertimbangkan penundaan PlayStation 6 hingga 2028 atau 2029.
Microsoft telah menaikkan harga Xbox, sementara PS5 juga mengalami penyesuaian harga tahun lalu. Bahkan Apple dan Tesla sudah mengingatkan investor soal tekanan margin akibat kelangkaan memori.
Nintendo Masih Menahan Diri
Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, sebelumnya menegaskan kepada para pemegang saham bahwa belum ada rencana kenaikan harga dalam waktu dekat.
Namun, ia juga tidak sepenuhnya menutup kemungkinan tersebut jika tekanan biaya terus berlanjut.
Jika harga memori bertahan tinggi, Nintendo berpotensi tak punya banyak pilihan selain menyesuaikan banderol Switch 2 demi menjaga margin keuntungan. Dengan peluncuran yang terjadi tepat sebelum krisis memori mencapai puncaknya, Switch 2 bisa jadi menjadi konsol “terakhir” di era harga relatif terjangkau.
Bila laporan Bloomberg ini terbukti akurat, satu hal patut dicatat: era menunggu diskon konsol tampaknya kian berisiko.
Berita Terkait
-
Penjualan PS5 Tembus 84 Juta Unit, Ghost of Yotei Jadi Bintang Baru Sony
-
Nintendo Paparkan Capaian Anyar: Penjualan Game Tembus 6 Miliar Kopi, Switch Laris
-
Trailer Beredar, Sonic Racing CrossWorlds Siap Hadir ke Nintendo Switch 2
-
Setelah 30 Tahun, Game Arcade Tokyo Wars Meluncur di Konsol Modern
-
Laris Lampaui Konsol Lain, Nintendo Switch 2 Terjual 10 Juta Unit dalam 4 Bulan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi