-
Nintendo mencatat penjualan lebih dari 6 miliar game dan 870 juta konsol secara global sepanjang masa.
-
Nintendo Switch menjadi kontributor utama dengan 1,452 miliar game dan 154,01 juta unit konsol terjual.
-
Suksesor Switch yang dirilis Juni 2025 diproyeksikan meningkatkan penjualan konsol hingga 19 juta unit tahun fiskal ini.
Suara.com - Raksasa game asal Kyoto, Nintendo, kembali mencatatkan sejarah dengan pencapaian yang sulit ditandingi.
Baru-baru ini, perusahaan mengumumkan bahwa mereka secara resmi telah menjual lebih dari 6 miliar kopi game dan 870 juta unit konsol secara global sepanjang masa.
Angka tersebut menjadi bukti nyata dari warisan panjang Nintendo yang dimulai dari perusahaan kartu Hanafuda pada tahun 1889 hingga menjadi salah satu pilar utama industri game modern.
Itu bertanggung jawab atas kebangkitan industri pasca-keruntuhan Atari di masa lalu.
Dari angka fantastis tersebut, Nintendo Switch menjadi bintang utamanya.
Konsol hibrida ini sendiri telah menyumbang penjualan game yang sangat besar, yaitu hampir 1,5 miliar, tepatnya 1,452 miliar kopi.
Dengan total penjualan konsol mencapai 154,01 juta unit, Switch kini hanya terpaut sangat tipis dari Nintendo DS (154,02 juta) untuk menjadi platform terlaris Nintendo sepanjang masa.
Kesuksesan itu bukan hanya milik Switch. Di belakangnya, ada nama-nama legendaris seperti Game Boy (118,69 juta), Wii (101,63 juta), dan Game Boy Advance (81,51 juta) yang melengkapi jajaran lima konsol Nintendo terlaris.
Deretan konsol ikonis itu telah menemani masa kecil banyak generasi.
Baca Juga: Lanjutkan Kesuksesan Pendahulu, Ghost of Yotei Laku 3,3 Juta Kopi Dalam Sebulan
Mengutip GameRadar, jika melihat dari sisi penjualan perangkat lunak, dominasi Switch semakin tak terbantahkan.
Posisi kedua diduduki oleh DS dengan 948,76 juta game, diikuti oleh Wii dengan 921,85 juta.
Angka ini menunjukkan betapa masifnya ekosistem yang berhasil dibangun Nintendo di setiap era konsolnya, dari Mario, The Legend of Zelda, hingga Pokémon.
Masa depan pun tampak semakin cerah. Menurut laporan, suksesor Switch atau yang sering disebut Switch 2, yang rilis pada Juni 2025, telah menunjukkan awal menjanjikan.
Nintendo bahkan telah meningkatkan proyeksi penjualan konsol untuk tahun fiskal ini dari 15 juta menjadi 19 juta unit, sebuah kenaikan signifikan sebesar 26 persen.
Dengan momentum kuat dan warisan yang tak lekang oleh waktu, Nintendo membuktikan diri sebagai salah satu raksasa tersukses di industri game.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
4 HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta Akhir Maret 2026, Juara Gaming dan Multitasking!
-
5 Rekomendasi Tablet Termurah di 2026 untuk Multitasking, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Smartwatch Murah Terbaik Rp200 Ribuan, Bisa Cek WA dan Pantau Kesehatan
-
36 Kode Redeem FF 29 Maret 2026, Trik Murah SG2 Lumut dan Bocoran Evo Bundle April
-
30 Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Sambut TOTS April, Klaim Pemain Bintang Gratis
-
Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet
-
Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya
-
Teaser Honor 600 Series Beredar: Desain Mirip iPhone, Pakai Chip Snapdragon
-
65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic
-
TikTok Perketat Keamanan Anak di Indonesia, Siap Patuhi PP Tunas 2026 dengan Teknologi AI Canggih