Tekno / Tekno
Kamis, 19 Februari 2026 | 12:41 WIB
Logo Xiaomi. [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Xiaomi memimpin pasar smartphone Indonesia tahun 2025 dengan meraih 19 persen pangsa pasar berdasarkan laporan Omdia.
  • Dominasi ini didukung oleh strategi produk agresif, termasuk sub-brand POCO yang menargetkan segmen performa tinggi.
  • Pada 2026, Xiaomi akan mengakselerasi ekosistem "Human x Car x Home" didukung oleh sistem operasi HyperOS 3.

Suara.com - Berdasarkan laporan terbaru dari Omdia, Xiaomi resmi menjadi pemimpin pasar smartphone Indonesia sepanjang 2025 dengan raihan market share 19 persen.

Capaian ini menempatkan Xiaomi di posisi teratas di tengah persaingan ketat industri smartphone nasional, sekaligus mempertegas strategi mereka dalam menghadirkan teknologi premium yang lebih terjangkau dan relevan untuk berbagai segmen konsumen.

Strategi Premium untuk Semua Segmen

Dominasi Xiaomi disebut tidak lepas dari kombinasi lini produk yang agresif dan pendekatan teknologi yang inklusif.

Salah satu kontributor penting datang dari sub-brand POCO, yang sukses menggarap ceruk high-performance lewat proposisi “The True Flagship”.

Strategi ini efektif merebut hati penggemar mobile gaming dan pengguna yang membutuhkan performa ekstrem dengan harga kompetitif, faktor yang ikut mendongkrak dominasi Xiaomi secara keseluruhan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh seluruh konsumen di Indonesia,” ujar Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (19/2/2026).

Menurut Wentao, pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan validasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang inklusif.

“Pencapaian ini adalah buah dari komitmen kami untuk menghadirkan inovasi yang inklusif. Masyarakat Indonesia kini semakin cerdas dalam memilih teknologi, mereka tidak hanya mencari spesifikasi tinggi, tetapi juga ekosistem yang mampu menyempurnakan kualitas hidup,” jelasnya.

Baca Juga: Kapan Xiaomi 17 Meluncur di Pasar Global? 3 Seri Premium Bakal Masuk ke Indonesia

Ia menegaskan, kepercayaan konsumen menjadi fondasi bagi langkah Xiaomi yang lebih agresif di tahun depan.

“Kepercayaan inilah yang menjadi energi bagi Xiaomi untuk melangkah ke fase yang lebih ambisius di tahun 2026,” tambah Wentao.

2026: Akselerasi Ekosistem “Human x Car x Home”

Memasuki 2026, Xiaomi tidak hanya berbicara soal smartphone. Perusahaan mempertegas visi globalnya, “Human x Car x Home”, sebagai fondasi ekspansi ekosistem yang lebih luas.

Visi ini menempatkan Xiaomi sebagai perusahaan ekosistem teknologi terintegrasi, menghubungkan manusia, kendaraan, dan hunian dalam satu jaringan yang saling terkoneksi.

Dalam kerangka tersebut, smartphone Xiaomi berfungsi sebagai gateway utama yang menghubungkan mobilitas pribadi, transportasi, perangkat rumah pintar, hingga berbagai produk AIoT dalam satu sistem terpadu.

Load More