- Garmin Indonesia meluncurkan kampanye "Time to Reset" memanfaatkan Ramadan sebagai momentum detoks digital dan keseimbangan hidup.
- Tren kesehatan kini berfokus holistik mencakup digital wellbeing, mindfulness, nutrisi, serta aktivitas fisik, bukan hanya bebas penyakit.
- Teknologi Garmin diposisikan membantu pengguna lebih hadir dan sadar melalui pemantauan stres, tidur, dan energi tubuh.
Suara.com - Di tengah tekanan hidup urban dan derasnya arus notifikasi tanpa henti, Garmin Indonesia mengajak masyarakat menekan tombol reset.
Lewat kampanye bertajuk “Time to Reset”, perusahaan teknologi wearable ini mendorong publik memanfaatkan Ramadan sebagai momentum detoks digital dan membangun gaya hidup yang lebih seimbang serta berkelanjutan.
Bukan sekadar kampanye musiman, gerakan ini hadir di tengah perubahan besar tren kesehatan nasional.
Mengacu pada laporan Gaya Hidup Sehat Indonesia 2025 dan Wellness Lifestyle Indonesia 2025, generasi muda kini memaknai kesehatan secara lebih holistik, tak lagi sebatas bebas penyakit, melainkan mencakup mindfulness, pengelolaan konsumsi digital (digital wellbeing), hingga kepedulian lingkungan (eco-conscious living).
Wellness Bukan Lagi Tren, Tapi Kebutuhan
Menurut Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Ramadan adalah momen paling relevan untuk melakukan jeda total dari kebiasaan yang menguras energi fisik dan mental.
“Ramadan adalah momen terbaik untuk menekan tombol ‘pause’ dan melakukan reset menyeluruh, baik untuk tubuh, pikiran, maupun kebiasaan kita terhadap lingkungan,” ujarnya di Jakarta, Senin (24/2/2026).
Ia menegaskan bahwa fenomena wellness saat ini bukan sekadar tren gaya hidup kelas menengah perkotaan.
“Kami melihat tren wellness bukan sekadar angka, tapi sinyal bahwa masyarakat merindukan keseimbangan,” tegasnya.
Baca Juga: Xiaomi 18 dan Vivo X500 Bakal Pakai Layar Anti-Intip Canggih Mirip Galaxy S26 Ultra
Data menunjukkan, konsep wellness modern kini bertumpu pada empat pilar utama, yakni nutrisi sehat, aktivitas fisik rutin, kesehatan mental, dan hubungan sosial yang berkualitas.
Di saat bersamaan, praktik digital wellbeing semakin populer. Masyarakat mulai sadar pentingnya mengelola waktu layar (screen time) serta melakukan detoks digital guna menekan stres dan kecemasan akibat konektivitas berlebihan.
Teknologi untuk Lebih “Hadir”, Bukan Makin Sibuk
Di era ketika teknologi kerap dituding sebagai sumber distraksi, Garmin justru ingin memposisikannya sebagai alat refleksi diri.
“Kami ingin teknologi membantu pengguna untuk lebih hadir di momen nyata, memantau stres dengan lebih bijak, melakukan detoks digital, dan kembali terhubung dengan alam,” jelas Chandrawidhi.
“Time to Reset adalah ajakan untuk menggunakan teknologi agar kita bisa hidup lebih sehat dan lebih sadar, bukan sebaliknya,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Interactive Display AI dan Wireless Presentation tanpa Driver Ini Bakal Dukung Dunia Kerja Modern
-
5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Dari Inovasi hingga Keamanan Siber, Arah Baru Bisnis Digital
-
Casio Luncurkan DWN-5600, G-SHOCK Berwujud Cincin dengan Ketangguhan Ekstrem
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa