- Prabowo Subianto hadiri pertemuan Board of Peace bersama Donald Trump di Amerika.
- Momen Prabowo memegang dokumen dari Donald Trump viral di media sosial.
- Netizen menyoroti ekspresi dan gestur Prabowo saat menerima dokumen tersebut.
Suara.com - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menghadiri acara di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Sebuah momen saat Presiden AS Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace (BoP) viral menuai sorotan.
"Pak Presiden kelihatan hepi. Tapi saya yang malu pak. Masa presidenku digituin sih," tulis @TaliUdeng di X.
Postingan tersebut mengunggah ulang konten yang viral di Instagram sebelumnya.
Publik di X lantas menyoroti ekspresi Prabowo saat Donald Trump meminta orang nomor satu RI tersebut memegang dokumen.
Sebagai informasi, Prabowo menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat pada Kamis (19/02/2026).
Salah satu cuplikan saat penandatanganan dokumen lantas viral di media sosial.
Momen itu berasal dari video yang diunggah oleh kanal YouTube resmi The White House berjudul "President Trump Participates in the Board of Peace Event (Presiden Trump Berpartisipasi dalam Acara Dewan Perdamaian)".
Perlu diketahui, Indonesia bergabung ke Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk mengawal transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi besar-besaran di Jalur Gaza pascakonflik.
Negara yang merupakan penyokong utama BoP adalah Amerika Serikat. AS awalnya mengundang 60 negara, namun sebagian di antaranya menolak serta belum memberikan keputusan.
Baca Juga: Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
Deretan negara yang bergabung mencakup Indonesia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain, Kuwait, Maroko (Timur Tengah), Kazakhstan, Azerbaijan, dan Uzbekistan (Asia Tengah).
Setelah negara pendiri BoP bergabung, Israel memutuskan bergabung pada 11 Februari 2026.
Bergabungnya Indonesia ke BoP turut menuai kontroversi oleh sebagian kalangan mengingat tak ada Palestina di dalamnya.
Di akhir pertemuan perdana Board of Peace (BoP), Donald Trump nampak menandatangani dua dokumen.
Salah satu dokumen lantas diberikan ke Prabowo agar dibawa serta dipamerkan ke media.
Dokumen lain lantas dibawa oleh seorang wanita yang ada di samping Donald Trump. Saat diminta membawa dokumen, Prabowo nampak tersenyum tipis.
Tak hanya dokumen, Donald Trump juga menyerahkan pulpen ke Prabowo. Ekpresi Prabowo saat menerima dokumen menuai beragam komentar dari netizen.
"Senyum yang dipaksakan," cuit @An**n**sCDN.
"Konon katanya saat di podium negeri ini adalah 'Bangsa yang Besar', namun sayang seribu sayang ternyata nyalinya kecil padahal di belakangnya ada jutaan rakyat yang mendukung," balas @ca**de**7777.
"Apa yang salah. Yang lain sepertinya ya juga ikut senang senyum-senyum," belas @Ku**ant**usnan1.
"Siapa bilang happy. Dari ilmu kewajahan singo ngamuk, wajah paduka kelihatan berat, tertekan, linglung," pendapat @Bam**ung**awan.
"Kasihan banget negara ini bisa punya presiden nggak punya wibawa sama sekali, mirip j*ng*s," ungkap @djonnyrg.
Video lengkap bisa dilihat melalui kanal YouTube resmi The White House.
Berita Terkait
-
Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal
-
Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini
-
Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Oppo Find N6 Segera Rilis: Lipatan Makin Tipis, Kamera 200MP dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 24 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan Gratis
-
5 Cara Menghidupkan dan Mematikan Layar HP Xiaomi Tanpa Tombol
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Februari 2026, Siap Sambut Event Capped Legends
-
Trailer Forza Horizon 6 'Bioma' Pamerkan Lanskap Jepang yang Spektakuler
-
Xiaomi Watch 5 Segera Hadir: Usung Wear OS Terbaru, Play Store Terpasang
-
Poster Beredar, Redmi Buds 8 Pro Siap Hadir ke Pasar Global Bersama HP Flagship
-
4 Rekomendasi Smartwatch Anak dengan GPS untuk Keamanan Buah Hati
-
6 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026, Performa Cepat untuk Pengguna Aktif
-
WhatsApp Siapkan Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Akhirnya Tak Perlu Begadang Kirim Chat