- PT Sharp Indonesia memprediksi ketidakpastian geopolitik akan menekan pasar elektronik Indonesia pasca Ramadan 2026.
- Ketegangan global berpotensi menyebabkan kenaikan harga produk elektronik, terutama yang materialnya berbahan dasar plastik.
- Sharp menerapkan strategi "survival mode" dengan menahan ekspansi besar dan fokus pada aktivitas penjualan langsung.
Suara.com - PT Sharp Electronics Indonesia buka suara mengenai dampak ketidakpastian geopolitik global terhadap industri elektronik. Perusahaan memprediksi tekanan terhadap pasar akan mulai terasa setelah periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Andry Adi Utomo mengatakan, situasi global yang memanas berpotensi memengaruhi kondisi bisnis elektronik di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.
Menurutnya, periode setelah Ramadan hingga Mei 2026 diperkirakan menjadi masa yang cukup menantang bagi industri.
“Setelah Ramadan selesai, memasuki April dan Mei akan menjadi masa yang berat karena dampak perang,” ujar Andry dalam acara Sharp Bersedekah 2026 di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran dinilai dapat berdampak pada rantai pasok serta biaya produksi industri elektronik global.
Harga Produk Elektronik Berpotensi Naik
Salah satu dampak yang paling mungkin terjadi adalah penyesuaian harga produk elektronik di pasar. Andry menjelaskan bahwa beberapa komponen bahan baku, terutama plastik, berpotensi mengalami kenaikan harga sehingga memengaruhi biaya produksi.
“Kami harus merevisi harga, terutama produk yang menggunakan plastik,” jelasnya.
Sharp memperkirakan penyesuaian harga tersebut berada di kisaran 2 hingga 3 persen. Meski demikian, perusahaan masih memantau perkembangan kondisi global sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Baca Juga: Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
Sharp Terapkan “Survival Mode”
Untuk menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian, Sharp memilih menerapkan strategi “survival mode” dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia.
Andry mengatakan, pengalaman menghadapi krisis saat pandemi COVID-19 menjadi bekal penting bagi perusahaan untuk bertahan di tengah tekanan global.
“Kami punya pengalaman di masa Covid-19, jadi sudah tahu bagaimana menghadapi kondisi global seperti ini, yakni dengan survival mode,” ujarnya.
Dalam strategi ini, perusahaan akan lebih berhati-hati dalam mengeluarkan anggaran serta menahan ekspansi kegiatan yang berskala besar.
Sharp juga berencana mengurangi kegiatan promosi besar seperti peluncuran produk baru, pameran, atau event berskala besar.
Berita Terkait
-
Sentimen Geopolitik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
Sharp Cetak Rekor Penjualan di Penutup 2025 dan Mulai Ekspor AC Buatan Indonesia Awal 2026
-
Industri Ambil Peran Aktif Bangun SDM Vokasi Masa Depan
-
4 Pilihan HP Sharp RAM 8 GB Terbaik 2025, Kencang dan Anti Lemot Mulai Rp2 Jutaan
-
Sharp Aquos Beri Kejutan: Nonton Tottenham Hotspur Gratis di Hong Kong! Begini Caranya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia